Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Tak hanya siapkan infrastruktur PON XX, Pemkab Jayapura juga pemulihan pascabencana

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw saat memimpin rapat perdana, didampingi Wakil Bupati dan Sekda. Jubi / Engel Wally

Pembangunan infrastruktur bukan semata-mata untuk ketersediaan fasilitas penunjang PON

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Pemerintah Kabupaten Jayapura tak hanya sedang menyiapkan infrastruktur penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, namun juga sedang proses pemulihan pasca bencana banjir bandang yang menimpa kawasan tersebut pada Maret tahun lalu.

“Pembangunan infrastruktur bukan semata-mata untuk ketersediaan fasilitas penunjang PON di Daerah ini, tetapi juga pemulihan terhadap fasilitas pendukung bagi masyarakat yang terdampak oleh banjir bandang beberapa waktu lalu,” kata Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, Senin, (6/1/2020).

Ia mengaku sudah perintahkan bagian infrastruktur untuk memperhatikan kondisi faislitas publik dengan baik. Menurut dia, bencana banjir bandang beberapa waktu lalu banyak menimbulkan fasilitas pendukung dan infrastruktur yang mengalami kerusakan fatal. Bahkan masyarakat sebagian masih bertahan di sejumlah tempat-tempat penampungan.

“Oleh karena itu PON bukan hanya sebatas iven olahraga yang rutin dilaksankan Negara dimasing-masing Daerah, tetapi juga harus ada dampak positif bagi masyarakat di sini,” kata Awoitauw menjelaskan.

Menurut dia pelaksanaan PON XX kali ini sebuah kesempatan besar bagi masyarakat di Kabupaten Jayapura untuk dapat berbenah diri tetapi juga berkompetisi didalamnya untuk meningkatkan sektor pendapatan ekonomi keluarga.

Loading...
;

“Pada tingkat koordinasi sudah kita laksanakan secara intens, mana yang harus dikerjakan oleh provinsi, panitia besar pon, dan pemerintah daerah Kabupaten Jayapura,” katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kris Kores Tokoro, mengatakan pengawasan yang dilakukan lembaganya selama fokus pada Daerah Aliran Sungai yang masih ada hunian masyarakat.

Ia mengaku terus menggelar informasi dan sosiliasi kepada masyarakat agar senantiasa waspada terhadap ancaman bencana permanen yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah terhadap Kawasan Cagar Alam Siklop.

“Sekalipun PON dilaksanakan dis ini, masyarakat harus berada dalam situasi aman dan terkendali tidak dalam situasi was-was serta kecemasan oleh faktor bencana alam,” kata Tokoro.

Ia tak memungkiri perlu adanya reboisasi atau penanaman ulang di kawasan cagar alam, meski sudah dilaksanakan sejak pasca bencana.

“Tetapi pengawasan dan aktifitas reboisasi harus rutin dilakukan,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Baca juga artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top