Tak jadi masuk APBD perubahan, piutang PDAM dianggarkan 2019

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura, Entis Sutisna mengatakan, terkait piutang sebesar Rp12,5 miliar di RSUD Jayapura sudah terdapat titik terang, karena komunikasi yang dilakukan cukup intens beberapa waktu belakangan ini.

“Saya sudah bertemu dengan Plt Direktur RSUD Jayapura, dan beliau mengatakan bahwa utang Rumah Sakit (RS) akan dimasukkan dalam pembahasan APBD 2019 mendatang,” kata Entis Sutisna kepada Jubi, Senin (10/9/2018) melalui sambungan telepon selularnya.

Menurut Entis, persoalan piutang tersebut sebenarnya sudah didorong oleh pihak RS untuk dimasukkan dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan  Belanja Daerah (APBD) perubahan Papua tahun 2018, namun tidak bisa direalisasikan.

“Sudah didorong sebenarnya namun tidak bisa masuk, dan menurut RS akan dimasukkan pada pembahasan APBD tahun depan. Kami berharap semuanya bisa lancar dan piutang tersebut bisa dilunasi,” ujarnya.

Kata Entis biaya operasional yang dikeluarkan oleh pihaknya sudah cukup tinggi, namun tidak dibarengi dengan kebijakan ataupun penyelesaian yang dilakukan oleh RS terhadap PDAM.

“Hal ini yang harus dipahami oleh pihak RS,” katanya.

Loading...
;

Terkait dengan pelayanan air bersih di RSUD Jayapura, Entis mengaku sudah memaksimalkan pelayanan air bersih ke RS dengan cara mengalirkan air selama empat hari.

“Dulu kan hanya dua hari, tapi kali ini kami aliran selama empat hari. Dengan peningkatan pelayanan ini kami berharap pihak RS bisa menyelesaikan tunggakannya. Kenapa? Karena biaya operasional yang kami keluarkan juga bukan sedikit, apalagi sumber air yang kami ambil ini di Dejavu yang berlokasi di Waena,” ujarnya.

Terpisah Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Jayapura, Anggiat Situmorang mengaku pihaknya tetap menseriusi utang RS terhadap PDAM.

“Pastinya akan kami seriusi, saya juga sudah bertemu langsung dengan pihak PDAM Jayapura untuk mencari jalan keluar penyelesaian sejumlah utang yang dimiliki RS ini,” katanya belum lama ini di Jayapura.

Sementara, Magdalena Saragi salah seorang pengunjung di RSUD Jayapura mengaku ketersediaan air bersih di RSUD Jayapura sudah semakin baik. Hal ini terlihat dari kamar-kamar mandi yang ada di ruang bangsal maupun toilet umum sudah ada airnya.

“Dulu, kalau saya ke sini menjenguk keluarga, kalau ke toilet tidak ada air. Tapi sekarang saya lihat sudah ada airnya dan toilet sudah bersih,” katanya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top