Tak keluarkan sertifikat tanah, Komisi I DPRP undang BPN

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Jayapura, Jubi – Komisi I DPR Papua yang membidangi pertanahan mengundang perwakilan Badan Pertahanan Nasional (BPN), Senin (19/6/2017).

Komisi itu ingin mendengar langsung alasan BPN tidak mengeluarkan sertifikat tanah seluas 30×90 meter persegi milik seorang warga, Rizal yang berlokasi di Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura.

Ketua Komisi I, Elvis Tabuni mengatakan, pihaknya berupaya memediasi kedua pihak agar ada jalan keluar masalah itu.

"Tanah itu sudah ada pelepasan adat dari pemilik ulayat. Tapi pertanahan tidak mengeluarkan sertifikat dengan alasan tanah itu milik negara. Masuk dalam jaminan aset," kata Elvis di sela-sela pertemuan.

Menurutnya, pihaknya berencana kembali menggelar pertemuan bulan depan dengan menghadirkan berbagai pihak terkait.

Selain pemilik tanah dan pihak pertanahan, Komisi I juga akan mengundang pihak penjamin tanah itu sehingga dinyatakan BPN sebagai aset negara karena masuk dalam jaminan aset.

Loading...
;

"Kami putuskan akan kembali menggelar pertemuan dan mengundang semua pihak terkait agar masing-masing menunjukkan bukti yang dimiliki. Kalau masing-masing pihak mengklaim memiliki pelepasan adat, akan kami lihat siapa yang terlebih dahulu mendapat pelepasan," ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Seksi Sengketa Konflik dan Perkara Florida Hani mengatakan, pihaknya akan kembali memeriksa arsip. Namun sepanjang yang diketahui pihaknya, tanah itu masuk dalam aset yang dijaminkan. Ia berharap, nantinya pihak yang menjaminkan tanah itu dapat menunjukkan bukti kepemilikan tanah.

Sementara Bidang Advokasi LMA Papua, Siburian menduga ada konspirasi dalam sengketa tanah itu. Pemilik mempunyai bukti kuat kepemilikan tanah. Selain itu, setelah ditelusuri hingga ke Jakarta, pihak yang disebut menjaminkan tanah itu menyatakan tidak memiliki aset yang kini sedang bermasalah.

“Mereka tidak punya dokumennya. Jadi, kami melihat ada konspirasi dalam masalah ini. Kami minta pembuktian atas kepemilikan ini, mereka juga tidak bisa membuktikan,” kata Siburian. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top