Follow our news chanel

Tak satupun ada pemain OAP, tim volley indoor putra Kota Jayapura dikritik

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Tim volley putra Kota Jayapura berhasil meraih juara pertama setelah menumbangkan tim volley putra Kabupaten Mimika dengan kemenangan tiga set dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bola Volley Indor dan Pantai memperebutkan Piala Kapolda Papua yang berlangsung di GOR Waringin, Kamis (24/1/2019).

Kemenangan tersebut mendapat kritikan dari pelatih tim volley indoor Kabupaten Mimika, Benediktus Mayabubun. Kata Benediktus, pihaknya sangat menyayangkan tim volley putra Kota Jayapura yang keseluruhan pemainnya adalah bukan asli orang Papua.

“Kami memang kalah dari Kota Jayapura, namun sangat disayangkan pemain dari mereka tidak ada orang Papua. Minimal ada anak-anak Port Numbay di dalam tim tersebut, apalagi mereka membawa nama Kota Jayapura,” katanya kepada wartawan usai pertandingan.

Tim Kota Jayapura menurut Benediktus bahwa sebagian besarnya pemainnya akan diproyeksi sebagai pemain volley Papua yang akan bertanding pada PON XX 2020 mendatang. untuk itu, dirinya berharap pada tim volley PON Papua harus ada keterwakilan orang asli Papua di dalamnya.

“Pelaksanaan PON ini kan juga ada menggunakan dana Otsus. Jadi saya berharap anak-anak Papua juga bisa dilibatkan (sebagai atlet) di tim volley Papua nantinya,” ujarnya.

Dikatakan, tim volley putra Kabupaten Mimika hampir 90 persen adalah pemain asli Mimika.

Loading...
;

“Dari semua kontestan peserta turnamen ini hampir sebagian besar pemainnya adalah anak asli Papua. hanya Kota Jayapura saja yang saya lihat semuanya pendatang. Ini bukan masalah menang atau kalah, tetapi bagaimana kita mencari bibit-bibit atlet volley untuk memperkuat tim volley PON Papua,” katanya.

Terpisah, pembina tim volley putra Kota Jayapura Gustav Urbinas mengatakan anak asuhnya berpotensi besar untuk masuk dalam tim volley putra PON Papua.

“Komposisi tim saat ini sudah siap. Jadi setelah ini mereka langsung seleksi untuk ikut PON dan kami optimis tim Kota Jayapura bisa banyak menyumbang pemain di tim PON Papua nanti,” ujarnya.

Disinggung tentang pemain volley putra Kota jayapura banyak diisi oleh pemain non Papua, Urbinas yang juga menjabat sebagai Kapolres Kota Jayapura mengatakan hal tersebut merupakan pekerjaan bagi pihaknya.

“Atlet lokal yang perlu kita kedepankan untuk pencarian bibit pemain yang berpotensi untuk menjadi calon penerus atlet tim Kota Jayapura termasuk untuk masuk dalam tim yang akan bertanding di PON 2020 mendatang,” ujarnya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top