Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Takut terular Covid – 19, warga melarang angkutan logistik melintas

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Kupang, Jubi – Sejumlah kendaraan mobil pengangkut logistik dari Desa Sagu Pulau Adonara Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilarang melintas oleh warga saat hendak melintasi wilayah tetangga di Kecamatan Kelubagolit. Kejadian pelarangan pelintasan mobil pengangkut logistik tersebut membuat tiga mobil terpaksa kembali ke Sagu karena.

“Kejadian pelarangan ini baru terjadi tadi sekitar jam 2 dini hari tadi, mobil-mobil yang membawa barang-barang logistik yang hendak menuju Waiwerang tidak diizinkan warga untuk melintas di wilayah Kelubagolit,” kata Kepala Desa Sagu, Taufik Nasrun, Senin, (8/6/2020).

Baca juga : RSMM Timika layani warga tujuh suku di Papua untuk cegah COVID-19

Semprotan water canon Satgas Covid-19 tewaskan warga, Papua butuh payung hukum pembatasan sosial

Warga masyarakat adat ini terbebas pandemi Covid-19

Ia mengatakan, hingga saat ini pun warga yang berasal dari Desa Sagu juga tidak bisa melintasi wilayah administrasi Kecamatan Kelubagolit.

Loading...
;

Tauf Nasrun mengatakan kondisi ini diduga sebagai terkait dari adanya surat imbauan yang dikeluarkan Camat Kelubagolit kepada seluruh kepala desa setempat terkait pencegahan virus Corona jenis baru atau Covid-19.

Dalam isi surat imbauan itu disebutkan sesuai berita dan pantauan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Kelubagolit bahwa di Desa Sagu yang masyarakatnya sudah terindikasi tertular Covid-19, namun masyarakat setempat masih menolak untuk melakukan tahapan rapid test.

Untuk itu seluruh kepala desa di Kecamatan Kelubagolit diimbau untuk melarang warga Desa Sagu berjualan di Pasar Lagaloe, dan penduduk Desa Sagu dilarang berkunjung ke keluarga di wilayah Kecamatan Klubagolit.

“Sepertinya pelarangan ini terjadi akibat dari surat imbauan ini,”  kata Taufik Nasrun menjelaskan.

Ia memaklumi surat imbauan tersebut. Namun,  pengusiran warga sagu yang melintasi jalan negara trans-Sagu-Waiwerang adalah tindakan melawan hukum.

“Kami sangat menyayangkan kejadian itu, semua pihak harus menahan diri sambil menunggu langkah-langkah strategis dari Pemda Flores Timur melalui Gugus Tugas Covid-19,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top