Taman Komodo ditutup selama pembangunan ‘Jurassic Park’

Komodo, pixabay.com

Papua No.1 News Portal

Jakarta, Jubi Taman nasional Komodo ditutup selama pembangunan ‘Jurassic Park’ secara resmi lewat Surat Pengumuman yang dikeluarkan Balai Taman Nasional Komodo, Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Minggu (25/10/2020) kemarin. Dalam pengumuman itu penutupan berlaku di Resort Loh Buaya, SPTN wilayah I Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, selain itu akan dievaluasi setiap dua Minggu sekali.

“Penutupan dilakukan per hari ini, Senin (26/10/2020) hingga 30 Juni tahun depan,” tulis kutipan surat yang telah diteken Kepala Balai, Lukita Awang Nistyantara.

Lukita membantah penutupan tersebut merupakan buntut dari ramai di media sosial foto komodo dan truk yang berhadap-hadapan. Dia menyebut bahwa penutupan dilakukan untuk memaksimalkan sejumlah proses pembangunan wisata di Pulau Rinca. Sejumlah fasilitas yang saat ini dibangun di pulau itu meliputi dermaga, pusat informasi wisatawan, jalan komodo, hingga penginapan.

“Sedang penataan kawasan. Untuk memaksimalkan penjagaan itu untuk wisatawan nanti bisa datang Loh Liang,” kata Lukita menambahkan.

Baca juga :Perdagangan komodo diduga melibatkan jaringan internasional

Rencana penutupan pulau Komodo harus mengacu regulasi

Loading...
;

Sampah Taman Nasional Komodo 650 Kg perhari

Ia memastikan bahwa proses pembangunan itu tetap memperhatikan keselamatan komodo di Pulau Rinca. Dia menyebut setidaknya ada 15 dari total 60 satwa komodo di Pulau Rinca yang saat ini masih kerap terlihat.

Untuk memastikan hal itu, Lukita mengatakan pihaknya akan melakukan briefing harian. Briefing akan dilakukan oleh petugas, pekerja, maupun pengawas pembangunan untuk mencegah kecelakaan kerja yang berpotensi mencelakakan eksistensi Komodo.

“Penutupan sementara ini akan dievaluasi secara berkala dengan memperhatikan perkembangan pembangunan sarpras wisata alam Resort Loh Buaya, STPN Wilayah I Pulau Rinca,” ujar Lukita dalam suratnya. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top