Follow our news chanel

Previous
Next

Tanah Tabi paling siap dimekarkan

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, dan Wali Kota Jayapura, Benhur Tomy Mano, dalam satu kegiatan mengecek batas-batas wilayah administrasi - Jubi/Engel Wally
Tanah Tabi paling siap dimekarkan 1 i Papua
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, dan Wali Kota Jayapura, Benhur Tomy Mano, dalam satu kegiatan mengecek batas-batas wilayah administrasi – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Kehadiran 61 tokoh Papua dan Papua Barat di Istana Negara beberapa waktu lalu, menyampaikan sejumlah usulan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), salah satunya adalah pemekaran wilayah.

Permintaan pemekaran oleh 61 tokoh ini meliputi lima Daerah Otonom Baru (DOB) di Provinsi Papua dan Papua Barat. Usulan tersebut dijawab singkat oleh Presiden Jokowi untuk tiga DOB di Papua dan Papua Barat.

“Yah kita pelan–pelan saja, mulai dari dua hingga tiga provinsi dulu,” kata Presiden Jokowi, seperti disampaikan salah satu tokoh yang mengikuti pertemuan tersebut, Albert Yoku, di Sentani, Jumat (13/9/2019).

Pada kesempatan ini, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengatakan dari beberapa DOB yang diperkenankan oleh Presiden Jokowi, Tanah Tabi sangat siap untuk dimekarkan.

Dikatakan, upaya masyarakat selama ini dengan sebutan akselarasi dan konektifitas pembangunan di wilayah Tabi. Setiap kepala daerah di wilayah Tabi, Keerom, Sarmi, Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, Mamberamo Raya, selalu bertemu dan membahas berbagai persoalan dan persiapan bersama seluruh tokoh masyarakat, kaum pemuda, perempuan, gereja, dan masyarakat adat.

“Pertemuan ini sudah ada sejak 2013, mulai dari Metu Debi, Sarmi, Kabupaten Jayapura, dan setiap waktu ada agenda pertemuan ini,” jelas Bupati Awoitauw.

Loading...
;

Menurutnya, syarat mutlak yang nantinya sesuai aturan, empat kabupaten dan satu kota sudah sangat kuat. Untuk kepentingan pemekaran DOB, dalam kajian akademik saat ini sedang digodok oleh tim Universitas Cenderawasih.

Selain itu, dari sisi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Papua secara umum, paling banyak disumbangkan dari wilayah Tanah Tabi. Dengan demikian ketika berdiri sendiri rentang kendali dalam pelayanan publik akan lebih mudah.

“Yang terpenting adalah akselerasi dan konektifitas antar wilayah di Tanah Tabi. Misalnya Kabupaten Jayapura sebagai pusat industri dan perdagangan karena ada pelabuhan dan bandara yang besar. Kota Jayapura menjadi pusat bisnis dan pendidikan. Sarmi kita bangun pusat layanan kesehatan dan ekonomi, termasuk Keerom dan Mamberamo Raya yang padat dengan potensi sumber daya alamnya,” kata Bupati Awoitauw.

Hal senada juga disampaikan Wali Kota Jayapura, Benhur Tomy Mano. Bahwasannya, pemekaran DOB ini adalah desakan masyarakat dari tingkat bawah.

“Setiap pertemuan kami para kepala daerah di Tanah Tabi selalu dihadiri juga oleh masyarakat. Pembahasan kami hanya terkait adanya konektifitas layanan pemerintahan dan pembangunan secara umum di Tanah Tabi. Tetapi desakan ini terus mengalir semakin kuat. Oleh sebab itu, dengan kehadiran 61 tokoh ke Istana Negara rupanya membawa angin segar bagi kita. Dari usulan tersebut akhirnya slot moratorium untuk daerah otonomi baru yang selama ini terkunci akhirnya dibuka juga oleh Presiden Jokowi,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top