HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Tangkal penyebaran corona, warga batalkan resepsi pernikahan

Ilustrasi Pernikahan - Pexels.com.
Ilustrasi pernikahan – Pexels.com.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Dinas Kesehatan Merauke masih menunggu uji laboratorium terhadap seorang pasien terduga covid-19. Hasil pemeriksaan akhir tersebut sebelumnya diperkirakan akan diinformasikan pada awal pekan ini oleh Laboratorium Kesehatan Jakarta.

“Tunggu saja. Kalau sudah ada informasinya, kami akan sampaikan melalui jumpa (konferensi) pers,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Merauke Nevil Mustika, Jumat (20/3/2020).

Saat ini terdapat dua pasien terduga covid-19 di Merauke. Mereka menjalani masa isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke.

Untuk mencegah penyebaran virus corona penyebab covid-19, pemerintah menganjurkan warga menghindari kerumunan atau tempat keramaian. Keluarga Besar Haji Salam ialah salah satu yang mematuhi anjuran itu di Merauke. Mereka menunda resepsi pernikahan keluarga.

Resepsi semula direncanakan digelar di salah satu gedung pertemuan di Merauke, besok. Sekitar 1.000 undangan telah disebarkan sebagai pemberitahuan resmi kepada para calon tamu.

“Pihak keluarga memutuskan membatalkan (menunda) resepsi pernikahan salah satu anak kami. Langkah ini untuk mencegah penyebaran virus corona. Kami mematuhi edaran (anjuran) pemerintah,” kata Abdul Muis Salam, mewakili Keluarga Besar Haji Salam.

Loading...
;

Dia mengaku pembatalan resepsi membuat pihak keluarga menanggung kerugian finansial, tetapi hal itu dianggap mereka jauh lebih baik ketimbang tetap dilanjutkan. Pihak keluarga pun sejauh ini belum memutuskan penjadwalan ulang resepsi tersebut. “Jangan sampai resepsi menjadi (media) penyebar virus corona.” (*)

 

Editor: Aries Munandar

 

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa