Tangkal penyebaran covid-19, akses ke eks pasar lama diperketat

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jayapura memang barikade untuk menutup jalan menuju kawasan Pasar Lama Sentani. - Jubi/Engel Wally

Tangkal penyebaran covid-19, akses ke eks pasar lama diperketat 1 i Papua

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jayapura memang barikade untuk menutup jalan menuju kawasan Pasar Lama Sentani. – Jubi/Engel WallyPapua No.1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Pemerintah Kabupaten Jayapura bakal memberlakukan pembatasan wilayah secara ketat di kawasan eks pasar lama Sentani. Kebijakan itu menyusul adanya sejumlah warga yang terjangkit bahkan meninggal dunia akibat terinfeksi covid-19.

“Wilayah eks pasar lama banyak dihuni warga yang habis mengikuti kegiatan keagamaan (itjima ulama dunia) di Gowa, Sulawesi Selatan. Karena itu, kami dalam waktu dekat akan menerapkan pembatasan wilayah. Setiap kendaraan diberhentikan (petugas) di (persimpangan) lampu merah,” kata Bupati Mathius Awoitauw, Rabu (15/4/2020).

Menurut Kepala Distrik Sentani Yohanes Eroll Daisiu, masyarakat setempat melaporkan banyak warga menderita sakit di wilayah eks pasar lama dan di wilayah sekitarnya. Penyakit tersebut dikhawatirkan merupakan gejala awal covid-19.

“Warga dalam kondisi sakit tetap beraktivitas seperti biasa di pasar. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Distrik Sentani sudah berpatroli dan mengimbau masyarakat (untuk bersama-sama mengatasi penyebaran covid-19),” kata Daisiu, saat jumpa pers di media center Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Jayapura, Rabu.

Daisiu mengatakan saat seorang pasien dalam pengawasan (PDP) covid-19 meninggal, ada sejumlah warga melayat dan ikut menyalatkan jenazahnya. Belakangan PDP tersebut dinyatakan positif terinfeksi covid-19.

Loading...
;

Pemerintah Distrik telah mengantongi nama-nama warga tersebut, dan sebagian di antara mereka sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari. Pelacakan atau tracing terus dilakukan terhadap warga yang pernah berkontak dengan mendiang pasien covid-19 tersebut.

“(Mereka termasuk) empat orang yang memandikan jenazah, dan lima orang yang menyalatkan, serta sopir pengantar jenazah ke TPU (Tempat Pemakaman Umum) Waena,” ungkap Daisiu. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top