Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Teguran PM Samoa pada wakilnya melanggar Fa’a Samoa

Wakil Perdana Menteri Samoa, Fiame Naomi Mata’afa. - RNZI/ Dominic Godfrey
Teguran PM Samoa pada wakilnya melanggar Fa’a Samoa 1 i Papua
Wakil Perdana Menteri Samoa, Fiame Naomi Mata’afa. – RNZI/ Dominic Godfrey

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Apia, Jubi – Serangan terhadap Wakil Perdana Menteri Samoa oleh atasannya adalah pelanggaran atas hampir setiap protokol Fa’a Samoa, menurut seorang pengacara senior dan mantan Jaksa Agung Samoa.

Fiame Naomi Mata’afa dikecam di depan umum oleh PM Tuila’epa Sa’ilele Malielegaoi pekan lalu, karena mempertanyakan amandemen UU negara itu mengenai pemilihan umum.

Teguran PM Samoa pada wakilnya melanggar Fa’a Samoa 2 i Papua

Ia dan menteri kabinet lainnya kemudian diberi tahu bahwa siapa pun yang tidak setuju dengan PM sebaiknya mengundurkan diri.

Ini menunjukkan bahwa perdana menteri tidak menerima saran siapapun selain miliknya sendiri, kata pengacara Taulapapa Brenda Heather-Latu.

Taulapapa menegaskan bahwa Samoa sangat menghormati wakil PM perempuan pertamanya, seorang pionir yang sudah duduk di parlemen sejak 1985, dan merupakan anggota Tama-a-Aiga, atau bangsawan tradisional Samoa.

Tindakan perdana menteri itu bertentangan dengan negara, menurut Taulapapa.

Loading...
;

“Pada Selasa, ada serangan yang tidak bermartabat, tidak tahu adat, dan disiarkan secara nasional, terhadap Wakil Perdana Menteri kita yang berani untuk mengajukan pertanyaan,” katanya.

Taulapapa mengklaim bahwa PM Tuilaepa menunjukkan ketidakpeduliannya terhadap Fa’a Samoa, adat istiadat dan tradisi Samoa, bahwa ia ingin tiga RUU yang kontroversial saat ini masih dibahas parlemen agar disahkan.

Menurut Taulapapa ketiga RUU itu berusaha melemahkan sistem kepemilikan pemimpin tradisional dan suara-suara lainnya yang berlawanan dengannya.

Anggota lembaga-lembaga kehakiman di Samoa juga telah menyampaikan kekhawatiran mereka kepada pemerintah.

Mantan Jaksa Agung itu juga mengecam kepala kantor pengadilan dan legal terbaru karena membela tiga RUU kontroversial itu.

Lemalu Herman Retzlaff mendukung perubahan sistem pengadilan Samoa, ia mengatakan RUU itu memberikan solusi-solusi berbasis budaya yang tidak bisa dilakukan oleh model Westminster saat ini.

Lemalu adalah Jaksa Agung yang terlibat dalam penyusunan RUU tersebut, namun sejak itu ia telah pindah ke Selandia Baru.

RUU itu akan mengubah pengadilan khusus tanah dan hak kepemilikan tanah atau tanah (LTC), yang mengawasi tanah adat dan hak milik kepala suku.

Taulapapa sendiri akan memimpin perwakilan Perkumpulan Pengacara Samoa yang minggu ini akan berupaya untuk membatalkan RUU itu dari agenda harian sidang parlemen Samoa. (RNZI)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top