HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Telkom pastikan FO putus karena Gempa

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – General Manager PT Telkom Indonesia (Persero) Wilayah Telekomunikasi (Witel) Papua, Lonely Baringin Mangaranap memastikan Fiber Optic (FO) yang putus di perairan Sarmi – Jayapura itu akibat gempa.

“Berdasarkan catatan Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa terjadi pukul 16.47 dan FO Telkom cut (putus) pada pukul 21.10. Jadi bukan pada saat itu gempa, FO langsung putus. FO putus beberapa waktu sesudah gempa,” katanya.

Lonely teringat saat gempa di Port Moresby 8 SR yang menyebabkan putus FO di Jayapura. Saat gempa terjadi, FO juga tidak langsung putus.

“Pergerakan lempeng bermain terus menerus. Nanti gempa akan berhenti saat lempeng sudah stabil. Selama belum stabil, dia akan terus bergerak. Saat itu FO putus,” katanya.

“Saya bicara pengalaman saja, saya bukan ahli gempa. Tapi berdasarkan pengalaman saya, impact (dampak) gempa terjadi tidak saja saat gempa, tapi bisa terjadi beberapa saat kemudian baru,” katanya.  

Pernyataannya dikuatkan dengan data yang direkam alat Power Feeding Equipment monitoring milik PT Telkom. Alat itu merupakan suatu perangkat yang digunakan untuk memberikan catu daya untuk seluruh sistem dan sejumlah repeater yang digunakan.

Loading...
;

“Kami tahu dia tidak sepenuhnya putus. Sebab data Power Feeding Equipment monitoring yang biasanya 900 volt, pascagempa tegangannya menurun menjadi 540 volt. Artinya dia tidak benar benar putus. Bisa jadi hanya terjepit,” jelasnya.

Kali ini lokasi putusnya FO berada pada 118 kilometer dari Sarmi, atau 363, 67 kilometer dari Kota Jayapura. “Titik putusnya tidak sama dengan yang terjadi sebelumnya,” jelasnya.

Mengenai kondisi FO yang sebenarnya, Lonely mengatakan akan diketahui saat kapal Nusantara Explore sampai ke lokasi.

Baca juga  Rugi karena gangguan internet

“Nanti akan diketahui apakah dia terkena geothermal atau terpotong atau terjepit. Nanti kita akan ketahui. Namun semakin dalam biasanya semakin sulit untuk teknik pemancaingan (kabel). Tapi mudah-mudahan bisa cepat karena FO berada di kedalaman 3390 meter,” katanya.

Kini kapal Nusantara Explore sedang melakukan pekerjaan di perairan Kaimana Timika. Pada 16 April jaringan Timika Merauke diperkirakan akan normal. Setelah itu kapal menuju perairan Sarmi.

“Tapi tidak bisa langsung kerja. Kami sedang mengajukan izin pengerjaan bawah laut yang lamanya sampai dua minggu. Sementara menunggu izin, kami sudah melakukan order material dari Makassar yang akan dibawa dengan kapal Pelni menuju Sorong,” katanya.

Diperkirankan jaringan internet wilayah Jayapura dan sekitarnya akan baik pada 5 Mei nanti.

Putusnya  FO ini menyebabkan beberapa sekolah terkendala saat melaksanakan UNBK, Senin (9/4/2018).

Ketua panitia SMA Kristen Koinonia Sentani, Jumail Setiawan mengatakan gangguan jaringan telekomunikasi membuat ujian di sekolah tersebut berjalan tidak sesuai waktu dan tidak sesuai yang diharapkan.

“Karena jaringan mati sehingga kita harus masuk dengan cara offline. Tapi untuk soal itu anak-anak sudah simulasi sebanyak tiga kali jadi tidak masalah,” kata Jumail.

Dia menambahkan jumlah siswa yang mengikuti ujian sebanyak 90 anak. Namun ada beberapa yang tidak bisa ikut ujian karena meninggal dunia.

Jumai berharap ke depan gangguan jaringan seperti yang terjadi saat ini bisa diantisipasi.

“Kalau masuk H-2 itu dan kendalanya itu di jaringan itu saja,” ucapnya.(*)

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa