Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Tempat ibadah di Kota Jayapura siap ikuti protokol kesehatan

Papua
Kemenag Kota Jayapura, pengurus masjid, musala saat mengikuti rapat tentang rencana pembukaan kembali tempat-tempat ibadah di Kantor Wali Kota Jayapura, Papua - Jubi/Ramah

 

Papua No.1 News Portal

Jayapura, Jubi – Setelah tutup kurang lebih selama tiga bulan akibat virus korona, rumah ibadah di Kota Jayapura akan dibuka kembali untuk beribadah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Syamsuddin, mengatakan rumah ibadah seperti pura, vihara, gereja, dan masjid siap menjalankan protokol kesehatan pada masa relaksasi penggunaan rumah ibadah di tengah Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat.

“Kami masih menunggu keputusan Pak Wali Kota dibukanya kembali (tempat ibadah) untuk beribadah di rumah ibadah,” ujar Syamsuddin di Kantor Wali Kota, Rabu (10/6/2020).

Dikatakan Syamsuddin, dibukanya kembali rumah ibadah karena kerinduan warga untuk beribadah di rumah ibadah. Namun, kelonggaran dibukanya kembali rumah ibadah masih dilakukan peninjauan dan kesiapannya.

“Apakah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur WHO, yang dikeluarkan Kementerian Agama, dan Dewan Masjid. Saya mengharapkan kesiapan dari para pengurus rumah ibadah untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan seperti menyiapkan tempat cuci tangan, hand sanitizer, menjaga jarak, dan memakai masker,” ujar Syamsuddin.

Dijelaskan Syamsuddin, dalam pelaksaanaanya warga diimbau agar menjaga jarak antara 1 sampai 2 meter. Pengelola rumah ibadah juga diimbau untuk menjaga agar umat bisa tetap beribadah di tengah pandemi.

Loading...
;

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan Pemerintah Kota Jayapura membuka rumah ibadah perlu pertimbangan dengan arif, bijak, dan kehati-hatian. Sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang merugikan banyak orang.

“Untuk itu kami minta masukan dan saran dari pengelola rumah ibadah, apalagi seiring bertambahnya kasus positif korona,” ujar Rustan.

Rustan mengatakan, pembukaan rumah ibadah di Kota Jayapura dilakukan secara bertahap mengikuti kesiapan masing-masing tempat pengurus untuk mematuhi protokol kesehatan virus korona.

“Bagi jemaah yang sedang sakit, batuk, demam, sesak nafas, dan mengalami gejala flu, pelaksaaan salat harus dilakukan di rumah masing-masing sampai dinyatakan sembuh. Sebaiknya kapasitas jemaah dikurangi, apalagi salat jumat agar dapat menjaga jarak,” ujar Rustan. (*)

Editor: Syam Terrajana

 

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top