Follow our news chanel

Previous
Next

Tentara sebut 76 warga jadi korban kerusuhan Ciracas

Ilustrasi, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman mengatakan hingga Rabu (2/9/2020) terdapat 76 warga sipil yang menjadi korban imbas kerusuhan Polsek Ciracas Jakarta Timur dan sekitarnya. Pangdam Jaya memberikan uang ganti rugi dan santunan kepada para korban

“Ada 76 terakhir, warga sipil. Ini bisa jadi bertambah,” kata Dudung.

Sedangkan untuk mengakomodasi korban yang nantinya akan bertambah itu, TNI AD masih membuka Posko pengaduan di Koramil 05/Kramatjati hingga tiga hari ke depan.

Masyarakat yang menjadi korban dipersilakan melaporkan . “Kami tetap membuka pengaduan dari masyarakat, karena itu kan dari Arundina sampai Ciracas, ini cukup jauh, kalau misal ada korban lain silakan,”kata Dudung menambahkan.

Baca juga :  Egianus Kogoya klaim rampas amunisi milik TNI Polri di Nduga  

Tak hanya rumah pelaku, rumah OAP Yahukimo ikut disisir tim gabungan TNI/Polri

Loading...
;

Penembak di Pegubin diduga memakai senjata TNI

Bagi warga yang menjadi korban diberikan uang ganti rugi dan santunan yang jumlahnya bervariasi tergantung kerugian yang diderita. Misal kaca kios rusak, diperbaiki dan dikasih santunan, termasuk gerobak para pedagang yang diganti rugi Rp300 ribu dan santunan Rp1 juta.

Tercatat warga jadi korban amuk anggota TNI saat menyerang Polsek Ciracas, Jakarta Timur pada Sabtu (29/8/2020) dini hari lalu.

Penyerangan itu diketahui bermula dari kabar hoaks prajurit TNI yang bertugas di Direktorat Hukum Angkatan Darat (Ditkumad) bernama Prada Muharman Ilham (MI) mengaku dikeroyok. Setelah ditelusuri, ternyata Prada MI mengalami kecelakaan tunggal dan tidak mengalami pengeroyokan yang memicu penyerangan tersebut. Prada MI mengalami kecelakaan tunggal akibat tidak konsentrasi dan tidak dapat mengendalikan motornya saat akan menyalip motor yang ada di depannya.

“Ditemukan bahwa prajurit MI telah menghubungi 27 rekannya soal hoaks dirinya mengalami pengeroyokan,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam keterangannya kemarin, Minggu (30/8/2020). (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top