Follow our news chanel

Terdakwa kasus penganiyaan di Biak dituntut tujuh bulan penjara

Terdakwa Septinus Rumbiak saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Biak - Jubi/ Dok. Penasihat Hukum
Terdakwa kasus penganiyaan di Biak dituntut tujuh bulan penjara 1 i Papua
Terdakwa Septinus Rumbiak saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Biak – Jubi/ Dok. Penasihat Hukum.

 

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Septinus Rumbiak tujuh bulan pidana penjara. Septinus Rumbiak merupakan terdakwa kasus penganiayaan terhadap seorang Kabupaten Biak pertengahan tahun lalu.

Tuntutan itu disampaikan JPU,  Lenny Silaban dalam persidangan lanjutan di Pengadilan Negeri Biak dengan agenda pembacaan tuntutan, Jumat (24/1/2020).

Penasihat hukum (PH) terdakwa, Imanuel Rumayom mengatakan pihaknya akan mengajukan pembelaan terhadap tuntutan JPU itu dalam sidang lanjutan, Senin (27/1/2020).

“Keluarga terdakwa percaya hakim Pengadilan Negeri Biak akan obyektif dan adil dalam memutuskan perkara ini, mengingat pasal yang disangkakan kepada terdakwa sejak awal penanganan kasus di Polsek Biak Kota hingga proses di Kejaksaan dinilai janggal,” kata Imanuel Rumayom kepada Jubi melalui telepon selulernya, Sabtu (25/1/2020).

Menurutnya, dari keterangan beberapa saksi yang diperiksa penyidik kepolisian, terdakwa melakukan penganiyaan seorang diri. Akan tetapi ketika itu, penyidik kepolisian menyangkakan pasal 170 KUHP terkait penganiayaan kepada Septinus Rumbiak.

Loading...
;

“Mestinya Septinus Rumbiak ketika itu dikenakan pasal 351 KUHP terkait penganiayaan karena ia melakukannya seorang diri. Orangtua Korban mengharapkan ada keadilan bagi anaknya,” ujarnya.

Satu di antara keluarga terdakwa, Alberth Rumbiak mengatakan hal yang sama. Pihaknya menduga banyak rekayasa sejak awal penyidikan kasus Septinus Rumbiak.

Katanya, itulah sebabnya terdakwa dan pihak keluarga mengajukan permohonan praperadilan ke Pengadilan Negeri Biak. Akan tetapi digugurkan dengan alasan pokok perkara telah disidangkan.

“Keluarga optimis hakim akan obyektif dalam memutuskan perkara ini,” kata Alberth Rumbiak. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top