Follow our news chanel

Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

papua
Salah satu koperasi di Jalan Kelapa Dua Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua. - Jubi/Ramah

Terdampak Covid-19, 50 persen koperasi di Kota Jayapura yang beroperasi

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kepala Bidang Koperasi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Kota Jayapura, Provinsi Papua, Ahmad Musa, mengatakan 50 persen koperasi yang bisa beroperasi akibat dampak dari Covid-19.

“Jumlah koperasi ada 225 tapi yang beroperasi hanya 101 atau hanya 50 persen saja,” ujar Musa di Kantor Disperindagkop dan UKM Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (17/11/2020).

Dikatakan musa 50 persen koperasi yang bisa beroperasi sebagian besar dari koperasi TNI dan Polisi, sedangkan koperasi primer atau koperasi simpan pinjam dan usaha yang dikelola masyarakat hampir semuanya tidak beroperasi.

“Koperasi yang tidak beroperasi ini karena kekurangan modal dan manajemen pengelolaan yang lemah,” ujar Musa.

Menurut Muda, koperasi bisa saja beroperasi meski di tengah pandemi Covid-19, asal pengelola dan karyawan aktif walau setiap hari hanya satu atau dua jam saja, maka sudah bisa jalan dan tidak harus tutup pelayanan sementara.

“Kami terus melakukan pendampingan dan pembinaan bahkan diberikan bantuan. Namun, kembali lagi kepada keseriusan manajemen dari koperasi itu sendiri, apakah serius atau tidak menjalankan usahanya,” ujar Musa.

Sebagai bentuk pengawasan, dikatakan Musa, setelah pandemi Covid-19, pihaknya akan melakukan pemantauan koperasi yang tidak berjalan maksimal, dengan tujuan untuk memastikan keberadaan koperasi dan masih melakukan pelayanan atau tidak.

Loading...
;

“Kalau sudah tidak lagi dilakukan pembinaan, maka proses selanjutnya adalah kami ajukan ke Kementerian Koperasi untuk pembubaran koperasi tidak aktif tersebut. Ada 78 koperasi yang masuk dalam pemantauan kami,” ujar Musa.

Baca juga: Penyebaran Covid-19 di Kota Jayapura mulai landai

Kadisperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Robert L.N Awi, mengatakan koperasi merupakan mitra pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami sangat mendukung koperasi agar melakukan pelayanan perkoperasian yang baik untuk mensejahterakan anggotanya dan warga yang ikut dalam koperasi tersebut,” ujar Awi.

Menurut Awi, banyak koperasi tidak aktif karena manajemen pengelola koperasi masih menganggap koperasi sebagai pekerjaan sampingan.

“Kalau diseriusi pasti bisa berkembang. Pendampingan yang kami berikan seperti pelatihan manajemen keuangan dan pengelolaan koperasi supaya bisa mengelola koperasi dengan baik,” ujar Awi. (*)

Editor: Kristianto Galuwo

Scroll to Top