Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Terhimpit ekonomi, masyarakat Marind-Imbuti gali pasir

Anggota DPRD Merauke, Hendrikus Hengky Ndiken – Jubi/Frans L Kobun
Terhimpit ekonomi, masyarakat Marind-Imbuti gali pasir 1 i Papua
Anggota DPRD Merauke, Hendrikus Hengky Ndiken – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Aktivitas penggalian pasir yang dilakukan terus menerus oleh masyarakat Marind-Imbuti sebagai pemilik tanah ulayat dalam wilayah kota Merauke, karena masalah ekonomi. Bagaimana mereka bisa mendapatkan uang jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke tak memperhatikan mereka.

“Ya, saya mau jujur katakan bahwa aksi penggalian pasir yang dilakukan oleh masyarakat Imbuti semata-mata karena desakan ekonomi dalam keluarga,” ujar anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke, Hendrikus Hengky Ndiken, kepada Jubi, Selasa (26/3/2019).

Dikatakan, tidak mungkin pendatang melakukan penggalian pasir dan menjual kepada orang  lain.

“Itu dilakukan orang Imbuti. Jadi jangan salahkan mereka secara berlebihan,” pintanya.

Ditegaskan, jika pemerintah melarang mereka melakukan aksi penggalian, harus ada solusi jelas diberikan. Artinya, masyarakat Imbuti memiliki sumber pendapatan jelas setiap bulan sehingga bisa memenuhi kebutuhan hidup di keluarga.

“Ketika mereka ingin menjadi nelayan, lautnya telah dikuasai orang dari luar. Jika ingin bertani, kira-kira lahan mana bisa dimanfaatkan. Jadi, jangan salahkan ketika aksi penggalian pasir dilakukan,” pintanya.

Loading...
;

Ditambahkan, selama ini tak ada solusi diberikan Pemkab Merauke untuk memberdayakan orang Marind-Imbuti.

“Saya juga terus berteriak di dewan, namun tak kunjung direspons,” tegasnya.

Bupati Merauke, Frederikus Gebze, beberapa waktu lalu meminta kepada masyarakat agar tak melakukan penggalian pasir maupun menebang pohon. Karena dampaknya adalah akan terjadi banjir di kota Merauke.

“Mari kita jaga lingkungan dengan baik. Tidak melakukan pengrusakan, karena akan membahayakan ketika datang musim hujan,” katanya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top