Terkait Perdasi pelarangan minol, Pemprov Papua tak gentar

Papua No. 1 News Portal | Jubi , 

Jayapura, Jubi – Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Papua bidang pemerintahan, Doren Wakerkwa mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua tetap memberlakukan Peraturan Daerah Provinsi (Perdasi) nomor 15 tahun 2013 tentang pelarangan peredaran dan produksi minuman beralkohol (minol) di Papua. 

"Yang namanya pelarangan, jalan terus sampai dunia kiamat. Provinsi (Pemprov Papua) tidak akan gentar," kata Doren Wakerkwa akhir pekan kemarin.

Menurutnya, tidak ada kepentingan gubernur (Pemprov Papua) dan DPR Papua di balik pemberlakukan Perdasis tersebut, selain ingin melindungi masyarakat Papua dari dampak buruk akibat minol, sehingga rakyat harus dilindungi, dijaga, supaya dapat bangkit di atas negerinya.

"Itu yang diinginkan pemerintah provinsi. Pemerintah provinsi dan DPR. ada bersama-sama. Wali kota dan para bupati jangan lagi membiarkan masyarakat meninggal hanya karena minol," ucapnya.

Kata Wakerkwa, Perdasi minol yang dirancang Pemprov dan DPR Papua itu sesuai pasal 65 Undang-Undang (UU) nomor 23 tahun 2015, sehingga jika ada kabupaten (kota) di Papua memiliki Peraturan Daerah (Perda) terkait pengelolaan minol diminta segera melakukan direvisi.

Katanya, aturan yang telah ditetapkan oleh Pemprov dan DPR Papua mestinya dipatuhi semua kabupaten (kota), karena itu merupakan komitmen dari para penyelenggara negara di provinsi.

Loading...
;

"Gubernur sudah menyatakan aturan itu harus dikeluarkan karena banyak masyarakat Papua yang korban akibat minol," ujarnya.

Sementara Wakil Ketua Komisi I DPR Papua bidang pemerintahan, politik, hukum dan HAM, Tan Wie Long mengatakan, aturan itu tetap diterapkan dan tidak ada toleransi lagi.

"Kami minta semua kalangan masyarakat di Papua mendukung Pemprov dan DPR Papua menerapkan aturan itu," kata Tan Wie Long.

Katanya, mereka yang selama ini berbisnis minol, jangan hanya ingin mencari keuntungan tanpa memikirkan dampaknya. 

"Tidak ada alasan lagi. Kabupaten (kota) di Papua mesti menerapkan Perdasi minol, demi menyelamatkan masyarakat," katanya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top