HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Terlibat pencucian uang, mantan presiden Maladewa dipenjara lima tahun

Ilustrasi borgol, pixabay.com
Terlibat pencucian uang, mantan presiden Maladewa dipenjara lima tahun 1 i Papua
Ilustrasi borgol, pixabay.com

Yameen, yang memimpin Maladewa dengan tangan besi selama lima tahun, secara tidak terduga kalah dalam pemilihan tahun lalu.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Male, Jubi – Mantan presiden Maladewa, Abdulla Yameen, pada Kamis (28/11/2019) kemarin dijatuhi hukuman penjara lima tahun karena dinyatakan bersalah melakukan pencucian uang.

Terlibat pencucian uang, mantan presiden Maladewa dipenjara lima tahun 2 i Papua

Puluhan pendukung Yameen berkerumun di luar ruang sidang dan mengatakan bahwa sang mantan presiden tidak bersalah, saat putusan hukuman itu dikeluarkan.

Yameen, yang memimpin Maladewa dengan tangan besi selama lima tahun, secara tidak terduga kalah dalam pemilihan tahun lalu. Sejak itu, ia menghadapi penyelidikan atas sejumlah kasus kesepakatan selama ia menjabat sebagai presiden.

Baca juga : Evo Morales, mantan presiden Bolivia-pembela petani koka terima suaka di Meksiko

Mantan Presiden El Salvador dapat kewarganegaraan Nikaragua Mantan presiden Peru ditangkap di AS

Loading...
;

Ia dituduh mengantongi dana pemerintah sebesar satu juta dolar AS (sekitar Rp14 miliar) melalui suatu perusahaan swasta sebagai hasil dari kesepakatan penyewaan sejumlah pulai tropis untuk pengembangan hotel. Meski Yameen telah berkali-kali membantah tuduhan itu.

Hakim Ali Rasheed, yang memimpin tim beranggotakan lima orang yang mengadili kasus tersebut, dalam pengadilan kejahatan mengatakan sama sekali tidak ada keraguan bahwa Yameen telah mengantongi dana tersebut, yang ia sebenarnya tahu diselewengkan dari negara.

“Para hakim menghabiskan waktu selama lebih dari 10 hari untuk membuat keputusan atas kasus ini, dan ini adalah putusan dengan suara bulat dari para hakim,” kata Rasheed.

Yameen membawa hubungan negaranya, yang terletak di Samudra Hindia, itu menjadi lebih dekat dengan China selama masa jabatannya pada 2013 hingga 2018.

Para pengeritik yang menentang Yameen menuduh dia memberikan berbagai kontrak, termasuk proyek besar jembatan serta perluasan bandar udara internasional, kepada berbagai perusahaan China dengan harga yang sudah digelembungkan. (*)

Editor : Edi Faisol

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa