Follow our news chanel

Tersangka  HY pembunuh bocah SR di Asdim Siriwini akan jalani pemeriksaan kejiwaan

Tersangka  HY pembunuh bocah SR di Asdim Siriwini akan jalani pemeriksaan kejiwaan 1 i Papua
Polres Nabire saat menggelar barang bukti kasus pembunuhan SR, Kamis (12/12/2019). Jubi/Titus Ruban.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Kapolres Nabire, AKBP Sonny Nugroho T, S.IK melalui Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Nabire AKP Dionisius V D P Helan, mengatakan, tidak ada kendala dalam penyelidikan kasus pembunuhan bocah perempuan (SR) yang ditemukan tewas di rumah kosong
di Asrama Kodim Paniai di Siriwini, Nabire pada Desember  2019 silam.

“Dalam proses penyidikan tidak mengalami kendala. Dan kasus ini akan terus dikembangkan hingga ada hasil tes psikologi tersangka,” kata AKP Dionisius S.IK kepada Jubi di Nabire, Jumat (7/2/2020).

Menurutnya, sejauh ini penyidikan sudah dilakukan tahap 1 dan sudah ada pengembalian berkas dari jaksa (P19). Artinya, jaksa meminta untuk dilakukan pemeriksaan psikologi terhadap tersangka HY, untuk mengetahui kondisi kejiwaannya.

“Jadi pemeriksaan psikologi sedang dilakukan namun belum ada hasil. Kami sedang tunggu hasil psikologinya dan setelah ada hasil akan ada tindak lanjutnya,” tuturnya.

https://www.jubi.co.id/polisi-ringkus-terduga-pembunuh-bocah-di-nabire/

Terpisah, salah satu kerabat  SR, Lowice mengatakan pihaknya sangat berharap agar kasus ini terang benderang dan tersangka diberi hukuman setimpal dengan perbuatannya.

Loading...
;

“Kami harap segera dilimpahkan ke jaksa untuk disidangkan. Harapan keluarga bahwa tersangka harus dihukum seberat-beratnya sesuai perbuatannya,” katanya.

Dia juga heran jika pihak kejaksaan ingin tersangka diperiksa kondisi kejiwaannya psikologinya. Kata dia, pelaku adalah orang normal yang berstatus sebagai pelajar.

“Ada apa jaksa suruh periksa pelaku. Apa benar dia gila, lalu kalau gila kenapa dia sekolah?,” tandasnya.

Sebelumnya, Polisi meringkus HY yang menjadi terduga pembunuh SR. HY berusia 18 tahun, dan berstatus sebagai pelajar salah satu SMA swasta di Nabire.

Penangkapan HY bermula dari petunjuk awal berupa temuan bercak darah di sekitar lokasi kejadian dan mengarah ke rumah terduga. Kecurigaan petugas semakin menguat setelah menggeledah rumah tersebut

“Bercak darah mengarah ke salah satu rumah di belakang lokasi penemuan mayat SR. Saat rumah itu digeledah, petugas juga menemukan bercak
darah di kamar HY,”

Petugas akhirnya meringkus HY beberapa saat kemudian dan tanpa mendapat perlawanan dari terduga pelaku. Dia selanjutnya digelandang untuk diinterogasi di Kantor Polres Nabire.

SR ditemukan tewas di sebuah rumah kosong di Asrama Kodim Paniai di Siriwini, Nabire, Selasa. Bocah perempuan berusia enam tahun itu sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak tiga hari sebelumnya.

Polisi memastikan terduga pelaku beraksi sendirian. Dia menghabisi korban karena melawan saat hendak diperkosa. Karena perbuatannya itu, terduga pelaku dijerat dengan pasal pidana berlapis, di antaranya pembunuhan berencana, dan Undang Undang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya ialah maksimal 20 tahun penjara, atau pidana seumur hidup. (*)

Editor: Syam Terrajana

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top