Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Tes PCR sudah bisa dilakukan di RSUD Wamena

wamena papua
Bupati Jayawijaya bersama forkopimda saat meninjau kesiapan pengoperasian alat PCR di RSUD Wamena. -Jubi/Islami
| Papua No.1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi – Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, mengatakan terhitung Selasa (16/6/2020), hasil tes usap (swab test) tidak lagi dikirim ke Provinsi Papua karena alat pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) mulai dioperasikan di RSUD Wamena.

“Mudah-mudahan besok sudah bisa dioperasikan alat ini, jadi untuk wilayah Lapago tidak perlu kirim lagi ke provinsi tetapi bisa di Jayawijaya sebagai rumah sakit rujukan, dengan alat ini kita sudah bisa melakukan pemeriksaan PCR untuk wilayah Lapago,” katanya, saat meninjau kesiapan pengoperasian alat PCR di RSUD Wamena, Senin (15/6/2020).

Menurutnya dengan alat PCR tersebut, ditargetkan sehari bisa melakukan 30 pemeriksaan.

Tes PCR sudah bisa dilakukan di RSUD Wamena 1 i Papua

“Satu kali pemeriksaan hanya butuh waktu 45 menit, jadi dalam waktu itu bisa sampai empat hasil yang keluar. Jadwal operasional mulai dari pagi sampai sore saja, karena alat ini perlu dijaga dan petugas jaga lab juga perlu istirahat,” katanya.

Dikatakannya, kalau ada hasil tes cepat (rapid test) yang reaktif bisa langsung melakukan tes usap, serta tidak lagi memerlukan tempat karantina yang banyak. “Karena selama ini kita tunggu hasil dari provinsi bisa satu hingga dua pekan.”

Bupati menambahkan, kalau untuk tes cepat dilakukan secara gratis namun untuk tes usap masih menunggu keputusan ke depannya, karena beberapa alat penunjang terbilang mahal dan susah didapat, serta harus dipesan dan menunggu satu atau dua bulan lamanya. “Tetapi pelayanan tetap tidak dipungut biaya.”

Kepala Seksi TB dan Malaria Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Marthen Robaja, menyampaikan sebelumnya alat PCR tersebut sebenarnya sudah disiapkan di RSUD Wamena dan di Puskesmas Wamena Kota.

Loading...
;

“Kita datang hanya menjalankannya saja atau upgrade, agar bisa digunakan untuk memeriksa Covid-19 dari yang sebelumnya dipakai memeriksa TB. Satu sampel dibutuhkan waktu 45 menit, tetapi ketika satu sampel datang perlu dimasukan ke alat, sekitar satu jam sudah bisa keluar hasil swab,” katanya. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top