Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Tewasnya napi Lapas Merauke, polisi periksa sejumlah saksi

Pelaku peganiayaan sedang menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Merauke – Jubi/Frans L Kobun
Tewasnya napi Lapas Merauke, polisi periksa sejumlah saksi 1 i Papua
Pelaku peganiayaan sedang menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Merauke – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Polres Merauke sedang menindaklanjuti kasus tewasnya narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Merauke, Aan Syarifuddin, yang dianiaya sesama rekan sekamarnya, Otniel, hingga meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat.

Kasat Reskrim Polres Merauke, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Rhamadhani, di kantornya, Kamis (10/10/2019), mengatakan ada beberapa saksi akan dipanggil sekaligus dimintai keterangan.

Tewasnya napi Lapas Merauke, polisi periksa sejumlah saksi 2 i Papua

Selain petugas Lapas Merauke, katanya, juga dua narapidana yang melihat secara langsung penganiayaan yang dilakukan Otniel.

“Ya, kita belum tahu pasti kira-kira apa penyebabnya sehingga pelaku nekat memukul korban yang juga sesama napi dalam satu ruangan,” katanya.

Lalu, demikian Kasat Reskrim, pelaku adalah koordinator kamar yang diberikan tugas serta tanggung jawab mengurus rekan-rekan lain dalam kamar yang jumlahnya mencapai 30 orang.

“Harusnya kalau ada persoalan, yang bersangkutan mengambil langkah tepat untuk menyelesaikan. Bukan harus main hakim sendiri hingga mengakibatkan orang meninggal dunia,” ujarnya.

Loading...
;

Dtambahkan, nantinya setelah dilakukan pemeriksaan sejumlah saksi, dapat diketahui motif sesungguhnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kalapas Merauke, Bekti Utomo, mengatakan korban sempat dilarikan ke RSUD Merauke untuk mendapatkan pertolongan. Hanya saja, setelah menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), akhirnya korban menghembuskan nafas terakhirnya.

“Memang persoalannya sepele, dimana dari laporan petugas kalau ada rebutan alat pemasak. Karena pelaku tidak puas, akhirnya memukul korban di bagian rahang. Lalu dia terjatuh dan kepala bagian belakang membentur di terali besi,” katanya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top