Follow our news chanel

Tiang penyangga runtuh, pengembang bantah ada kegagalan konstruksi

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Project Manager PT. PP Persero, Dwi Aji Wicaksono akhirnya angkat suara terkait runtuhnya tiang penyangga Stadion Papua Bangkit yang dibangun di wilayah Sentani, Kabupaten Jayapura. Menurutnya, proses pembangunan stadion sudah dilakukan sesuai prosedur yang ada dengan target penyelesaian akhir Desember tahun ini.

“Intinya bahwa kami bekerja sesuai prosedur, apalagi target harus tuntas akhir desember," kata Dwi Aji Wicaksono dalam jumpa pers yang digelar pada Minggu (10/6/2018).

Wicaksono bahkan berdalih, areal yang runtuh tidaklah terlalu besar. Padahal, akibat kejadian ini seorang pekerja meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka – luka.

"Areal yang runtuh tidak terlalu besar, luasnya belum kami hitung. Ya Kami berharap agar dalam proses penyelesaian tidak ada korban jiwa. Sebab lapangan papua bangkit akan dipakai untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 20 tahun 2020 di Papua,” ujarnya.

Dwi Aji juga membantah kabar yang menyebut ada lima korban jiwa dalam insiden ini. Menurutnya, korban meninggal hanya satu pekerja dan lainnya mengalami luka. Pihaknya juga sudah memastikan menanggung semua pengobatan korban dan memberi kompensasi kepada korban meninggal dunia.

 

Loading...
;

"Tidak benar kalau ada yang bilang lima meninggal. Yang benar satu orang dan jenazahnya sudah dipulangkan ke pihak keluarga. Mereka juga sudah menerima dengan baik dan ikhlas,” katanya.

Sementara itu, kasus ini juga sudah ditangani langsung oleh Polres Kabupaten Jayapura. Tim dari Polres diketahui sudah melakukan identifikasi sekaligus mengambil data.

Seperti diberitakan Jubi sebelumnya, satu orang pekerja tewas dan tiga lainnya mengalami luka akibat runtuhnya tiang penyangga stadion Papua Bangkit beberapa waktu lalu. Pejabat Gubernur Papua Soedarmo meminta pimpinan proyek pembangunan stadion Papua Bangkit, Kampung Harapan, Sentani untuk melakukan evaluasi atas kejadian ini.

Soedarmo meminta pihak-pihak terkait melakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah kejadian ini murni kecelakaan yang diakibatkan dari keteledoran pekerja, atau ada hal yang lain. 

"Tentunya ini menjadi tanggung jawab penuh pimpinan proyek. Saya harap kecelakaan seperti ini kedepan tidak terjadi lagi," ujarnya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top