Tidak dapat undangan pemilihan, Bupati Merauke tidak mencoblos

Papua
Bupati Merauke Frederikus Gebze – Jubi/Frans L Kobun.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Bupati Frederikus Gebze memilih tidak mencoblos pada Pilkada Merauke. Dia beralasan tidak mendapat undangan pemilihan dari Komisi Pemilihan Umum atau KPU setempat.

Pak Bupati beserta istri terdaftar sebagai pemilih. Namun, mereka tidak menggunakan hak pilih (mencoblos),” kata Ketua KPU Merauke Theresia Mahuze mengonfirmasi informasi tersebut, Rabu (9/12/2020).

Mahuze mengatakan nama Bupati Frederikus Gebze dan istri tercantum pada daftar pemilih tetap (DPT) dengan nomor urut 300 dan 301. Mereka seharusnya memilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 17 Kelurahan Mandala, Merauke.

Pak bupati bersama istri terdaftar sebagai pemilih tetap sehingga seharusnya (bisa) mencoblos. Saya perlu meluruskan itu karena ada informasi yang menyatakan (nama) beliau tidak masuk DPT. Kami sudah mengeceknya, dan nama mereka ada di DPT, termasuk lokasi pencoblosannya (TPS),” jelas Mahuze.

Dia menegaskan setiap pemilih yang terdaftar pada DPT tetap bisa mencoblos walaupun tidak memiliki undangan pemilihan. Mereka boleh menggunakan kartu tanda penduduk (KTP) sebagai pengganti undangan, dan memilih pada pukul 12.00-13.00 Waktu Papua.

“Banyak warga datang ke TPS (tanpa kartu undangan pemilihan). Mereka mencoblos setelah menunjukan KTP kepada petugas  KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara),” kata Mahuze.

Baca juga: Pasien Covid-19 dilarang mencoblos di Merauke

Loading...
;

Bupati Gebze menolak memberikan keterangan kepada pers perihal ketidakikutsertaannya sebagai pemilih pada Pilkada Merauke. Dia langsung menaiki mobil saat sejumlah wartawan hendak mewawancarainya, seusai pertemuan di Markas Kodim Merauke.

Pilkada Merauke diikuti sebanyak tiga pasangan calon. Mereka ialah Hendrikus Mahuze-Eddy Santoso, Heribertus Silubun-Bambang Sudji, dan Romanus Mbaraka-Riduwan. Frederikus Gebze sebelumnya turut meramaikan bursa pencalonan Bupati Merauke periode berikutnya. Namun, langkah politik Gebze terhenti karena gagal mendapat rekomendasi dari partai pengusung. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top