Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Tiga aparatur kampung di Keerom terima santunan JKM Rp 116,9 juta

Kepala BPJamsostek Cabang Jayapura (tiga dari kiri) bersama Bupati Keerom (tiga dari kanan) saat foto bersama ahli waris penerima santunan Jaminan Kematian. - Jubi/Ramah
Tiga aparatur kampung di Keerom terima santunan JKM Rp 116,9 juta 1 i Papua
Kepala BPJamsostek Cabang Jayapura (tiga dari kiri) bersama Bupati Keerom (tiga dari kanan) saat foto bersama ahli waris penerima santunan Jaminan Kematian. – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Keerom, Jubi – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJamsostek) Cabang Jayapura, kembali menyerahkan manfaat program Jaminan Kematian (JKM) meninggal dunia kepada tiga orang aparatur kampung di Kabupaten Keerom senilai Rp 116,9 juta.
Adapun rinciannya, yaitu santunan kematian senilai Rp 44 juta atas nama pekerja Victor Nangai diberikan kepada ahli waris terdiri dari manfaat JKM Rp 42 juta, manfaat Jaminan Hari Tua (JHT) Rp 1,4 juta, dan manfaat Jaminan Pensiun (JP) Rp 748 ribu (dibayarkan langsung).
Lalu, santunan sebesar Rp 46 juta atas nama pekerja Rusdin diberikan kepada ahli warisnya terdiri atas manfaat JKM Rp 42 juta, JHT Rp 2,6 juta, dan manfaat JP Rp 1,3 juta (dibayarkan langsung), serta santunan Rp 26,9 juta atas nama pekerja Hendrik Asso diberikan kepada ahli waris atas manfaat JKM Rp 24 juta, JHT Rp 2,9 juta.
“Tiga orang penerima santunan merupakan peserta aparatur kampung yang sudah terdaftar sejak 2019,” ujar Kepala BPJamsostek Cabang Jayapura, I Ketut Arja Leksana, saat ditemui usai Kegiatan Sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 5 Tahun 2020 tentang Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2020 di Kantor Bupati Keerom, Rabu (18/3/2020).
Dikatakan Arja, santunan JKM, JHT, dan JP merupakan tanggung jawab BPJamsostek kepada seluruh peserta apabila meninggal dunia.
“Bupati Kabupaten Keerom sangat konsen dengan perlindungan kepada seluruh aparatur kampung dengan menerbitkan Peraturan Bupati untuk kepesertaan aparatur kampung,” ujar Arja.
Untuk itu, Arja mengharapkan kepada Bupati Kabupaten Keerom untuk segera mendaftarkan kampung yang pekerjanya belum didaftarkan sebagai peserta BPJamsostek Cabang Jayapura.
“Kami juga berharap supaya lebih cepat dikeluarkan peraturan daerah tentang jaminan sosial ketenagakerjaan yang khususnya untuk tenaga kerja Bukan Penerima Upah, seperti sektor UMKM, petani, tukang ojek, dan lainnya,” jelas Arja.
Pada kesempatan ini, Arja mengucapkan turut berduka cita kepada keluarga dari almarhum, dan berharap atas santunan yang diberikan bisa bermanfaat untuk keluarga yang ditinggalkan.
Bupati Kabupetan Keerom, Muhammad Markum, menyampaikan terima kasih kepada BPJamsostek Cabang Jayapura yang sudah menyerahkan santunan kematian kepada tiga orang aparatur kampung yang sudah meninggal dunia.
“Luar biasa. Untuk ke depannya, seluruh pekerja baik penerima upah khususnya informal direncanakan akan dikeluarkannya peraturan daerah untuk meng-cover perlindungan mereka,” jelas Markum. (*)
Editor: Kristianto Galuwo

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top