Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Tiga jamaah sholat tarawih di Makassar positif Covid-19

papua
Ilustrasi, virus Corona di Papua. – Jubi/Dok
Tiga jamaah sholat tarawih di Makassar positif Covid-19 1 i Papua
Ilustrasi virus corona di Papua. – Jubi/Dok

Mereka diketahui positif  terinfeksi setelah menjalani rapid test usai menjalankan ibadah pada tarawih pada Kamis malam, (30/4/2020).

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Makassar, Jubi – Tiga jamaah sholat tarawih di Masjid Ridha Muhammadiyah, jalan Tamalate Raya, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dinyatakan positif Corona Virus Disease atau COVID-19. Mereka diketahui positif  terinfeksi setelah menjalani rapid test usai menjalankan ibadah pada tarawih pada Kamis malam, (30/4/2020).

Tiga jamaah sholat tarawih di Makassar positif Covid-19 2 i Papua

“Pada waktu kami melakukan ‘rapid test’ semalam pada salah satu masjid di daerah Tamalate, ternyata ada tiga jamaah positif,” kata Pejabat Wali Kota Makassar , M Iqbal Suhaeb, di Posko Induk Covid-19 Makassar, Jumat, (1/5/2020).

Baca juga : Lima pengikut Jamaah Tabligh Tanjungpinang positif Covid-19

Ironi kematian pasien dalam pengawasan Covid-19  

Ini kondisi pasien dalam pengawasan dan positiv corona

Loading...
;

Dengan adanya kasus baru tersebut, kata dia, maka penularan virus corona baru sudah terbukti melalui transmisi lokal, sehingga tidak ada jaminan tempat yang aman, di manapun bisa terjangkit Covid-19 termasuk di tempat ibadah.

“Itu tanda bahwa kita harus hati-hati. Bahwa di tempat tersebut sudah ada beredar,” kata Iqbal menambahkan.

Dengan kejadian itu ia menegaskan tidak ada toleransi bagi tempat-tempat ibadah yan terbuka untuk menjalankan ibadah berjamaah. Ia minta agar tempat ibadah untuk sementara ditutup, agar tidak terjadi transmisi lokal perpindahan virus corona tersebut.

“Tetap itu dilarang di masjid manapun, tempat ibadah apapun untuk sementara ditiadakan. Informasi yang beredar itu tidak benar. Untuk itu mari kita sama-sama memahami isi dari PSBB dan menjalankannya sesuai aturan demi kita semuanya,” kata Iqbal.

Menurut Iqbal, orang terinfeksi Covid-19 yang memiliki imun kuat tidak terlihat gejala dan tanda-tandanya, masuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG). Namun ia dapat menjadi pembawa atau carrier virus tersebut dan menularkan kepada orang lain.

“Kita tidak tahu siapa yang merupakan OTG, carrier yang bisa saja datang ke tempat ibadah tersebut dan bisa terkena semua. Baik di masjid, di gereja, di pura dan lain-lain,” katanya.

Tercatat jumlah penderita positif Covid-19 di Makasar sebanyak 367 orang. 246 orang di antaranya masih dirawat, 93 sembuh dan 28 orang meninggal.

Sedangkan Pasien Dalam Pemantauan (PDP) sebanyak 403 orang, 177 masih dirawat dan 170 sudah pulang atau sehat dan 53 meninggal. Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 933 orang, 231 orang masih dipantau dan 702 orang sudah selesai dipantau. (*)

Editor : Edi Faisol

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top