HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Tiga kabupaten di NTT ini ditetapkan KLB demam berdarah

Ini pemicu naiknya kasus DBD di Papua
Tiga kabupaten di NTT ini ditetapkan KLB demam berdarah 1 i Papua
Ini pemicu naiknya kasus DBD di Papua

“Saat ini sudah ada tiga kabupaten yang sudah menetapkan status KLB, yakni Lembata, Sikka dan Kabupaten Alor,”

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Kupang, Jubi – Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur melaporkan tiga kabupaten di kawasan setempat telah mengumumkan status kejadian luar biasa demam berdarah. Keputusan itu dilakukan akibat semakin banyaknya pasien DBD yang meninggal.

Tiga kabupaten di NTT ini ditetapkan KLB demam berdarah 2 i Papua

“Saat ini sudah ada tiga kabupaten yang sudah menetapkan status KLB, yakni Lembata, Sikka dan Kabupaten Alor,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTT, Dominikus Mere, Minggu, (9/2/2020).

Baca jugaDarah ini lebih takut DBD dibanding virus corona

Penyebaran DBD semakin ancam warga Palangka Raya

Pemkab Lembata tetapkan KLB DBD

Dominikus mengatakan saat ini jumlah penderita DBD di kabupaten Sikka sudah mencapai 433 kasus, Lembata 107 kasus dan Lembata 98 kasus.

“Untuk yang meninggal data terakhir di kabupaten Sikka mencapai empat orang, kalau di Lembata satu orang dan di Alor dua orang,” ujar Dominikus menjelaskan.

Saat ini Pemprov NTT sudah mendistribusikan bantuan bagi tiga daerah yang sudah dalam status KLB itu. Bantuan berupa dokter ahli anak, dokter ahli patologi klinis dan dokter ahli penyakit dalam, serta abate, plasma darah, dan dalmalatian untuk fogging atau pengasapan.

“Pemerintah di tiga kabupaten itu juga sudah mengerahkan seluruh personelnya untuk penanganan kasus ini,” katanya.

Tercatat jumlah kasus DBD di NTT sudah mencapai 1.096 kasus dengan korban meninggal mencapai 13 orang. Jumlah ini meningkat dari sebelumnya yang hanya mencapai 903 orang dengan korban yang meninggal mencapai 12 orang.

Kepala Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit (P2P), Pemerintah Kota Kupang, Sri Wahyuningsih mengatakan telah menetapkan status waspada terhadap serangan penyakit demam berdarah dengue yang telah mengakibatkan tiga anak di daerah itu meninggal dunia.

“Serangan DBD di Kupang belum sampai pada tahap status KLB DBD. Penyebaran penyakit DBD masih pada level waspada,” Sri Wahyuningsih. (*)

Editor : Edi Faisol

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top