Follow our news chanel

Previous
Next

Tiga kasus positif Covid-19 pertama Pasifik di Polinesia Prancis

Presiden Polinesia Prancis, Edouard Fritch, dalam konferensi pers di Papeete, Kamis lalu (12/3/2020), mengenai kasus pertama Covid-19 di Kepulauan Pasifik. - RNZI/ President of French Polynesia
Tiga kasus positif Covid-19 pertama Pasifik di Polinesia Prancis 1 i Papua
Presiden Polinesia Prancis, Edouard Fritch, dalam konferensi pers di Papeete, Kamis lalu (12/3/2020), mengenai kasus pertama Covid-19 di Kepulauan Pasifik. – RNZI/ President of French Polynesia

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Papeete, Jubi – Dua orang lagi di Polinesia Prancis dinyatakan positif terkena Covid-19, setelah satu kasus dikonfirmasikan pekan lalu.

Salah satu dari dua pasien terbaru adalah orang yang dekat dengan Anggota Parlemen (MP) Maina Sage, yang juga diumumkan positif Covid-19, Kamis (12/3/2020) kemarin. Sage baru saja kembali dari Prancis dan diperiksa minggu ini, ia menjadi pembawa virus corona pertama yang diketahui di negara Kepulauan Pasifik.

Kasus baru lainnya adalah seorang turis Swiss yang jatuh sakit di Atol Fakarava di Tuamotus, Polinesia Prancis. Menurut liputan Tahiti Nui TV, turis itu juga tiba di Polinesia Prancis akhir pekan sebelumnya. Orang itu telah diterbangkan kembali ke Tahiti dimana hasil pemeriksaan mengkonfirmasikan ia positif.

Sementara itu, Polinesia Prancis telah menangguhkan kapal pesiar selama sebulan. Pemerintah telah mengumumkan pernyataan yang mengatakan kapal yang menuju Polinesia Prancis akan dialihkan ke pelabuhan internasional pilihan mereka berikutnya.

Presiden Edouard Fritch mengatakan pembawa virus pertama itu adalah salah satu anggota majelis nasional Prancis, French National Assembly untuk Polinesia Prancis, Maina Sage, yang kembali dari Paris pada akhir pekan sebelumnya.

“Dia dalam keadaan stabil dan baik-baik saja dan telah diisolasi di rumahnya,” kata Fritch dalam konferensi pers di Papeete, Kamis.

Loading...
;

Dia mengatakan Sage telah bertemu dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Fanck Riester – yang juga positif terkena virus corona – di pertemuan sebuah komite French National Assembly, dimana tiga anggota lainnya juga telah dipastikan terpapar Covid-19.

Fritch menegaskan bahwa Sage telah melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum kembali ke Tahiti, tetapi dia tidak menunjukkan gejala-gejala apa pun.

Di tengah kekhawatiran tentang penyebaran virus corona, Sage kemudian memutuskan untuk melakukan pemeriksaan lainnya yang lalu menunjukkan hasil positif, kata Fritch.

“Pejabat kesehatan sedang berupaya melacak pergerakan Sage sejak dia kembali ke Papeete, dan mereka yang telah melakukan kontak dengannya juga akan diisolasi,” katanya.

Fritch mengatakan pemerintah berupaya menghentikan penyebaran virus Covid-19 di Polinesia Prancis, dan dia mendesak orang-orang untuk bekerja sama. “Saya mengajak masyarakat untuk menghindari bepergian ke luar negeri.”

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, telah menunda kunjungan bulan depan yang sudah dijadwalkan sejak beberapa waktu.

Sementara itu, Gubernur Samoa Amerika juga telah ditempatkan di karantina setelah ia kembali dari kunjungannya ke AS. Lolo Matalasi Moliga baru saja kembali dari negara bagian Washington dan Hawai’i, dua tempat dimana wabah Covid-19 telah dikonfirmasikan. (RNZI)

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top