HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Tiga kru dan kapal berbendera Belanda, sempat ditahan di Merauke

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Merauke, Jubi – Kapal Yacht Sept A Vivre yang berbendera Belanda dengan tiga kru, yakni Wilem Wouter (nahkoda), Rogier Roelant, dan  Bastian Floris, ketiganya warga negara Belanda, sempat ditahan petugas Lantamal XI, setelah memasuki perairan Merauke.

Kapal pesiar dengan panjangnya 12,37 meter dan lebar 7,09 meter itu, melintasi rute perjalanan Australia-Indonesia- Singapura-Malaysia-Thailand-Sri Langka-Oman- Mesir

Tiga kru dan kapal berbendera Belanda, sempat ditahan di Merauke 1 i Papua

Kabid Humas Polda Papua, Kombes (Pol) Ahmad Mustofa Kamal, dalam rilis yang diterima Jubi Minggu (13/01/2019), menjelaskan kapal berbendera Belanda tersebut masuk di perairan Maro-Merauke, Jumat (11/1/2019), sekitar pukul 15.45.

Selanjutnya, demikian Kamal, kapal milik Lantamal XI melakukan pemeriksaan dokumen maupun ketiga kru kapal pesiar itu bersama sejumlah instansi terkait lain termasuk petugas Imigrasi.

Dari pemeriksaan, tak ditemukan hal menonjol, sehingga dibebaskan dan diizinkan melanjutkan pelayaran menuju kepulauan Tanimbar.

Dijelaskan, kapal itu masuk di perairan Maro, lantaran kehabisan bahan bakar minyak (BBM) maupun kebutuhan sejumlah bahan makanan, sehingga mereka berlabuh.

Loading...
;

Kasat Polair Polres Merauke, Ajun Komisaris Poisi (AKP) Sakka, membenarkan hal tersebut. Ada yacht berbendera Belanda masuk di perairan Maro. Setelah diperiksa, sejumlah dokumen dinyatakan lengkap, kapal tersebut diizinkan melanjutkan perjalanan pelayaran menuju daerah lain. (*)

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa