Tiga MP pemerintah PNG positif Covid-19 di tengah krisis politik

David Manning, pengontrol Keadaan Darurat dan Komisaris Polisi PNG. - RNZI/ PNG PM Media

Papua No.1 News Portal | Jubi

Port Moresby, Jubi – Tiga Anggota Parlemen (MP) Papua Nugini telah dinyatakan positif Covid-19.

Para MP, yang namanya belum diumumkan, dikatakan berada di kamp Perdana Menteri James Marape selama krisis politik berlangsung.

Pengontrol Keadaan Darurat PNG, David Manning, mengatakan seorang anggota parlemen awalnya dites pada akhir pekan lalu, dan ditemukan positif Covid-19.

Menurut Manning, MP itu telah diisolasikan dari MP lainnya di kamp pemerintah di Pulau Loloata, namun pelacakan kontak yang dilakukan lalu mengungkapkan lebih banyak kasus.

“Berdasarkan hasil dari tes lebih lanjut, kami menemukan dua kasus positif lainnya, dan tentu saja mereka sekarang sudah diisolasi juga,” tegas Manning dalam konferensi pers di Port Moresby.

“Dalam kapasitas saya, saya telah menyurati Ketua Parlemen Nasional, menginformasikan beliau akan tiga kasus positif tersebut, dan oleh karena itu saya telah merekomendasikan kepadanya, sesuai dengan prosedur kita, tentang apa yang harus kita lakukan dalam menanggapi hal ini di jajaran parlemen.”

Loading...
;

Petugas kesehatan menegaskan bahwa jika parlemen ingin memanggil semua MP maka itu harus menaati pedoman keselamatan. Sementara itu, semua MP atau staf parlemen lainnya yang telah melakukan kontak dengan MP yang telah diisolasi di Loloata akan segera diisolasi dan diperiksa.

Menurut penjelasan petugas kesehatan, ketiga MP tersebut sebagai memiliki ‘gejala ringan’.

Media lokal melaporkan bahwa satu MP lainnya yang berada di kamp Loloata sejak itu telah berangkat ke Vanimo, di barat laut PNG, tempat dimana MP oposisi membangun kamp. Petugas kesehatan di Vanimo telah diinstruksikan untuk memeriksa MP itu.

Proses di Mahkamah Agung terus berlanjut

Sementara itu, kasus yang diajukan di Mahkamah Agung PNG tentang legalitas sidang parlemen pekan lalu telah ditunda ke Kamis (26/11/2020).

Tuntutan yang diajukan oleh mantan perdana menteri Peter O’Neill telah mempertanyakan konstitusionalitas dari langkan pemerintah yang memulai kembali sidang parlemen lebih dari seminggu yang lalu.

Ketua Parlemen, Job Pomat, dengan tergesa-gesa memutuskan untuk melanjutkan sesi sidang tersebut meskipun sebelumnya telah ada pemungutan suara untuk menundanya hingga minggu depan, dan telah disetujui oleh wakilnya.

Dengan memulai kembali sidang parlemen, pertemuan itu berakhir dengan keputusan untuk menunda hingga April 2021

Ini akan memungkinkan Perdana Menteri James Marape untuk menghindari kemungkinan pengajuan mosi tidak percaya setelah sekelompok MP membelot dari koalisinya bulan ini.

Menurut NBC, Ketua Mahkamah Agung, Sir Gibbs Salika, telah mendesak kedua pihak dalam persidangan ini untuk mencapai konsensus sebelum perkara tersebut kembali di bahas.

Dia menyarankan agar tanggal sidang yang diinginkan oposisi, yaitu 1 Desember, dapat ditunda ke tanggal lain untuk memberikan waktu untuk permohonan ke Mahkamah Agung agar disidangkan terlebih dahulu.

Juga menjabat sebagai Komisaris Polisi Papua Nugini, David Manning, telah mendesak polisi untuk tetap netral selama beberapa minggu depan yang akan pelik.

David Manning mengeluarkan arahan tersebut sehubungan dengan perkembangan terakhir di parlemen nasional itu.

Manning juga prihatin tentang kemungkinan implikasi hukum dari krisis politik dan tindakan yang mungkin diambil oleh pihak oportunis saat ini.

Komisaris tersebut menegaskan kepada semua anggota kepolisian untuk tidak memihak, dan menghormati proses pengadilan, apa pun hasilnya nanti.

Polisi tambahan telah diterbangkan ke Port Moresby dari provinsi lain untuk menyediakan pengamanan lebih lanjut.

Manning mengingatkan bahwa tidak akan ragu untuk mendisiplinkan setiap anggota kepolisian yang terus ‘bermain politik’. (RNZI)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top