HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Tiga wilayah di Papua Barat alami dampak cuaca ekstrem

Ilustrasi permukiman di pesisir pantai yang rawan terkena bencana gelomang tinggi -Tempo.co

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Tiga wilayah di Provinsi Papua Barat mengalami dampak langsung cuaca ekstrem yang berlangsung dalam dua pekan terakhir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua Barat, Derek Ampnir, di Manokwari, Rabu (8/1/2020), mengutarakan dua hari menjelang Natal 2019, Wasior โ€“ ibukota Kabupaten Teluk Wondama, kembali diterjang banjir. Lalu beberapa hari setelah Natal banjir juga terjadi di Distrik Sidey Kabupaten Manokwari

“Dan beberapa hari lalu angin puting beliung merusak sejumlah rumah warga di Kampung Ambua Distrik Amberbaken Kabupaten Tambrauw,” kata dia.

Ia berharap BPBD di seluruh kabupaten/kota di Papua Barat sudah berkoordinasi dengan kepala daerah setempat untuk menetapkan status siaga bencana sesuai potensi kerawanan masing-masing.

Ampnir menekankan seluruh daerah untuk waspada dan terus bersiaga, mengingat cuaca ekstrem diperkirakan masih terus berlanjut hingga Maret 2020.

“Curah hujan cukup tinggi dan akibat tekan udara rendah di wilayah kita hal ini dapat memicu angin kencang. BPBD, pemerintah daerah, serta seluruh unsur lainnya harus bersiaga,” kata dia lagi.

Loading...
;

Untuk bencana banjir, katanya, hampir setiap daerah di Papua Barat memiliki potensi kerawanan. Kerawanan tertinggi berada di Kabupaten Teluk Wondama, terutama di wilayah Wasior dan sekitarnya.

“Kalau untuk longsor, Pegunungan Arfak tertinggi. Manokwari pun ada beberapa titik yang memiliki kerawanan,” sebut Derek Ampnir.

Sedangkan angin puting beliung, selain Tambrauw, daerah lainnya memiliki potensi bencana tersebut antara lain Manokwari, Manokwari Selatan, serta Kabupaten Sorong Selatan.

Ia menambahkan banjir Wasior Teluk Wondama sudah dilakukan langkah penanganan secara baik. Sebanyak 66 rumah dan bangunan lainnya terkena dampak banjir tersebut. Sedangkan terkait banjir di Manokwari, 66 KK sempat mengungsi karena rumahnya tergenang banjir.

Baca juga  Stok obat di PKM BMW Nabire selalu aman

“Untuk puting beliung di Kampung Ambua Tambrauw ada enam rumah mengalami rusak parah. Saat ini penanganan pascabencana sedang berlangsung, begitu pula di Manokwari,” pungkasnya.

Sebelumnya, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Jayapura, Provinsi Papua mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di wilayah perairan Papua dan Papua Barat.

Kepala BBMKG Wilayah V Jayapura, Petrus Demon Sili, di Jayapura, Minggu (29/12/2019), menyebutkan waspada potensi gelombang tinggi mencapai 1,25 meter sampai 2,50 meter terjadi di perairan Papua Barat dan perairan utara Papua.

“Samudera Pasifik utara Papua Barat dengan keadaan cuaca hujan ringan. Angin bertiup dari arah utara-timur dengan kecepatan 03-15 knots, tinggi gelombang signifikan 1,25-2,50 meter,” jelas Petrus.

Di Perairan Raja Ampat-Sorong, katanya, keadaan cuaca hujan ringan, angin bertiup dari barat laut- timur laut dengan kecepatan 03-15 knots, tinggi gelombang signifikan 1,25-2,50 meter. Di perairan Fakfak-Kaimana, keadaan cuaca hujan ringan, arah angin bertiup dari barat-utara dengan kecepatan 03-15 knots, dan tinggi gelombang signifikan 0,50-1,25 meter.

Selanjutnya, kata dia, di perairan Manokwari, keadaan cuaca hujan ringan, angin bertiup dari barat laut -timur laut dengan kecepatan 03-15 knots, tinggi gelombang signifikan 1,25-2,50 meter. Di Samudera Pasifik utara Biak, keadaan cuaca berawan, arah angin bertiup dari utara-timur laut dengan kecepatan 10-20 knots, tinggi gelombang signifikan 1,25-2,50 meter. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa