TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Tim DPR Papua berupaya mendapat dukungan di DPR RI untuk revisi UU Otsus

Papua
Wakil Ketua I DPR Papua, Yunus Wonda bersama pimpinan Fraksi di DPR Papua dan Ketua Pansus Otsus DPR Papua, saat menyerahkan hasil kajian Pansus Otsus DPR Papua, aspirasi masyarakat Papua, dan pendapat fraksi fraksi DPR Papua kepada anggota Fraksi Demokrat DPR RI, Vera Febyanthy - Jubi/Arjuna

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Tim DPR Papua akan berupaya semaksimal mungkin mendapat dukungan semua fraksi di DPR RI.

Ketua Pansus Otsus DPR Papua, Thomas Sondegau mengatakan dukungan itu diperlukan untuk mengupayakan beberapa poin hasil kajian pihaknya masuk dalam revisi UU Otsus Papua, yang kini sedang dibahas DPR RI.

“Kami akan berupaya melobi semua fraksi di DPR RI, karena kini pimpinan DPR Papua, Wakil Ketua I DPR Papua dan Wakil Ketua III DPR Papua memimpin tim DPR Papua melakukan lobi lobi politik di setiap fraksi di senayan,” kata Thomas Sondegau, Senin (21/6/2021).

Politikus Partai Demokrat itu mengapresiasi Fraksi PAN dan Fraksi Demokrat DPR RI yang bersedia menerima pihaknya.

Dalam pertemuan dengan kedua fraksi tersebut, Senin (21/6/2021), Tim DPR Papua telah menyerahkan hasil kajian Pansus Otsus DPR Papua, aspirasi masyarakat Papua, dan pendapat setiap fraksi dan kelompok khusus di DPR Papua.

“Kami akan bersatu dan membawa semua itu kepada setiap fraksi di DPR RI. Kami harap fraksi lain yang akan kami temui besok, dapat merespons baik seperti Fraksi PAN dan Fraksi Demokrat,” ujarnya.

Beberapa fraksi yang direncanakan akan ditemui Tim DPR Papua selanjutnya di antaranya, Fraksi Golkar, Gerindra, PPP, PKS, PDI Perjuangan, dan NasDem.

“Kalau semua fraksi mendukung, ada Pansus revisi Undang-Undang Otsus DPR RI bisa memberi ruang kepada kami di Papua membicarakannya kembali,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay menyatakan pihaknya akan mempelajari dan memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi rakyat Papua itu.

“Papua ini adalah daerah yang memang perlu diperhatikan sungguh sungguh. Sejak awal kami mendukung penyelesaian masalah Papua, dan mesti diselesaikan orang Papua,” kata Saleh Partaonan Daulay.

Katanya, Ketua Umum PAN juga memerintahkan Fraksi PAN di DPR RI, agar wajib mendengar MRP dan DPR Papua, sesuai amanat UU Otsus.

“Apa yang disampaikan ke kami akan kami kaji secara khusus. Semua masukan akan kami diskusikan dengan fraksi lain, dan akan kami perjuangkan. Itu yang paling pokok,” tegasnya.

Anggota Fraksi Demokrat DPR RI, Vera Febyanthy yang ditemui Tim DPR Papua mengatakan hal yang sama.

Menurutnya, Tim DPR Papua juga mesti melakukan lobi politik terhadap fraksi lain di senayan. Sebab, kalau semua fraksi di DPR RI bisa menyuarakannya, pembahasan revisi UU Otsus dapat ditunda.

“Masih bisa bergerak, masih bisa berubah. Kami sudah mendengar beberapa masukan, sehingga tim tenaga ahli kami bisa memasukkan dalam inventaris masalah oleh Fraksi Demokrat,” kata Vera. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us