Follow our news chanel

Previous
Next

Tim litigasi pertanyakan komitmen pemenuhan hak tapol Papua

Kolase foto tiga Tahanan Politik Papua, Ketua Umum KNPB, Agus Kossay, Ketua KNPB Wilayah Timika, Steven Itlay dan Ketua PNWP, Buchtar Tabuni – Piter Lokon /Jubi.
Tim litigasi pertanyakan komitmen pemenuhan hak tapol Papua 1 i Papua
Kolase foto tiga dari tujuh tahanan politik Papua – Jubi/Piter Lokon.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia Papua mendesak kejaksaan memenuhi hak kesehatan terhadap tujuh tahanan politik di Balikpapan, Kalimantan Timur. Mereka menganggap kejaksaan abai dalam memenuhi satu di antara hak para tahanan tersebut.

“Pernyataan ini kami sampaikan karena ada seorang klien mengalami muntah darah. Dia memiliki riwayat penyakit dalam,” kata Koordinator Litigasi Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua Emanuel Gobay, Jumat (24/1/2020).

Koalisi menagih komitmen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua karena mereka telah berjanji memenuhi hak kesehatan para tahanan. Namun, janji  itu dilanggar bahkan hak tahanan untuk dikunjungi keluarga juga diabaikan.

“Seandainya tujuh tahanan politik itu berada di Papua, tentu keluarga bisa menjenguk dan mencari alternatif pengobatan. Kalau (tahanan terus mendekam) di Kalimantan, tidak mungkin keluarga bisa mengurus (menjenguk) mereka,” jelas Gobay.

Lantaran itu, Gobay juga kembali mendesak Kejati Papua mengembalikan tujuh tahanan politik tersebut untuk disidangkan di Jayapura. Faktor keamanan dianggap tidak lagi tepat dijadikan alasan memindahkan mereka dari Papua.

“Ini jelas tidak adil (bagi tujuh tahanan) karena semua persidangan perkara antirasisme digelar di Papua. Seluruh persidangan berlangsung objektif dan aman,” tegas Gobai.

Loading...
;

Anggota Koalisi Penegak Hukum dan HAM Papua Oktovianus Tabuni menambahkan tujuh tahanan politik pada prinsipnya menghormati proses hukum.   Namun, mereka meminta disidangkan di Papua.

“Asas dari persidangan ialah cepat diproses dan berbiaya ringan. Jangan sampai (persidangan) terkatung-katung seperti sekarang,” kata Tabuni. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top