HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Tonga serius lawan narkoba dan senjata ilegal

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nuku’alofa, Jubi – Dalam upayanya untuk memberantas impor obat-obatan terlarang dan senjata ilegal, Pemerintah Tonga sedang menanti datangnya sebuah truk baru dengan sistem pemindaian terkomputerisasi.

Menteri Tapueluelu mengunjungi Tiongkok awal tahun ini, dan menginspeksi secara langsung truk tersebut.

Tonga serius lawan narkoba dan senjata ilegal 1 i Papua

Meskipun tidak ada sistem penyaringan dan keamanan yang sempurna, tambah Tapueluelu, tetapi saat kendaraan kontainer itu tiba, ia akan membantu upaya untuk mengurangi penyelundupan barang-barang ilegal ke negara itu.

Truk tersebut diperkirakan akan tiba di Tonga dalam beberapa waktu ke depan saat tahun anggaran yang baru, antara Juli 2018 hingga Juni 2019.

Selain itu dua komputer pemindai besar juga akan dipasang di Bandara Internasional Fua'amotu, untuk membantu staf pabean mendeteksi benda-benda tersembunyi.

Dengan penambahan pemindai ini, fasilitas pengawasan di bandara internasional itu harus diperluas, kata Menteri Bea dan Cukai, Mateni Tapueluelu, kepada Kaniva News.

Loading...
;

Pemerintah Tonga dilaporkan telah mengalokasikan dana sebesar $ 6 juta Tonga Paʻanga (AS $ 2,6 juta) dalam anggaran tahunan mendatang, untuk perang melawan impor narkoba dan senjata ilegal di batas Tonga.

Tapueluelu menegaskan bahwa obat-obatan terlarang adalah persoalan paling menantang, yang dihadapi pemerintah saat ini.

“Bagi saya, juga sebagai Menteri Kepolisian, tugas utama dan terpenting kita saat ini adalah memastikan tidak ada polisi atau petugas penegak hukum lainnya, yang terlibat dalam segala bentuk pembelian, penyalahgunaan, penjualan, dan penyebaran narkoba”, katanya.

Dia juga mengungkapkan bahwa dia berencana untuk mengajukan RUU ke Parlemen, agar membentuk sebuah badan independen yang dapat memastikan obat-obatan terlarang, dan barang-barang yang disita Polisi Kerajaan Tonga, diawasi dan disimpan dengan aman sebelum dimusnahkan.

“Menurut saya sistem penyimpanan barang-barang yang disita saat ini tidak aman,” katanya.

Tapueluelu juga menjelaskan bahwa pemberlakuan penundaan batas memperbaharui izin kepemilikan senjata di Tonga tahun ini, diakibatkan sebagian dari pemiliki senjata mungkin tidak dapat memperbaharui izin mereka tepat waktu, menyusul Siklon Gita yang melanda Tonga Februari lalu.

Ketika ditanya mengenai peningkatan jumlah senjata ilegal yang disita oleh polisi baru-baru ini, termasuk senapan dan pistol, Tapueluelu membenarkan penyitaan sejumlah pistol di Tonga. (PINA)

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa