Follow our news chanel

Tony Wanggai sesalkan pembakaran kantor MRP

Tampak dalam gambar pos security kantor MRP yang dibakar oleh oknum-oknum yang tergabung dalam demo rasisme yang berujung anarkis – Jubi/Agus Pabika.
Tony Wanggai sesalkan pembakaran kantor MRP 1 i Papua
Tampak dalam gambar pos security kantor MRP yang dibakar oleh oknum-oknum yang tergabung dalam demo rasisme yang berujung anarkis – Jubi/Agus Pabika.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Kelompok Kerja (Pokja) Agama, Tony Wanggai menyayangkan adanya aksi pembakaran kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) dalam aksi demonstrasi yang berujung ricuh, Kamis lalu. Meski begitu ia mengaku memahami kekecewan masyarakat yang mengetahui tak ada perwakilan MRP di lokasi saat itu.

“Tetapi itu mungkin bentuk dari kekecewaan masyarakat terhadap MRP yang saat kejadian tidak berada di tempat,” katanya kepada wartawan, Minggu (1/9/2019) di Jayapura.

Menurutnya, tidak adanya seluruh anggota MRP di Jayapura saat itu karena MRP sedang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Makassar, Denpasar, Yogyakarta, dan Manado untuk melihat langsung kondisi mahasiswa asal Papua yang sedang menempuh studi.

Selain memantau mahasiswa Papua, anggota MRP juga bertemu dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk meminta jaminan keamanan bagi mahasiswa asal Papua serta penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang melakukan rasisme dan persekusi di wilayah tersebut.

“Yang mau saya jelaskan bahwa, kami bukannya tidak mau menemui para pendemo, tetapi memang kami berada di luar Papua,” ujar Wanggai.

Untuk itu, dirinya berharap pemerintah Provinsi Papua segera membentuk tim untuk melakukan rekonsiliasi terkait persoalan yang terjadi di Papua khususnya di Kota Jayapura.

Loading...
;

“Pemerintah harus bergerak cepat dengan mengumpulkan seluruh paguyupan yang ada di Kota Jayapura, tokoh-tokoh masyarakat, Agama, Adat, dan Pemuda untuk mencari solusi menyelesaikan persoalan ini sebelum mengarah pada konflik yang berkepanjangan dan tidak ada ujungnya,” katanya.

Sebelumnya Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano mengaku sudah bertemu dengan beberapa ketua penguyuban yang ada di Kota Jayapura untuk membicarakan langkah-langkah pemulihan yang harus dilakukan pascademo tersebut.

“Semua sudah berkomitmen untuk bersama-sama dengan Pemkot Jayapura menjaga Kamtibmas. Dan saya berharap komitmen ini jangan diingkari,” kata BTM. (*)

Editor : Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top