TPN-PB tegaskan lindungi rakyat Papua dari kolonialisme, diskriminasi, dan eksploitasi

Rakyat Meepago di lapangan Devisi II Makodam Pemka IV Paniai usai upacara bendera. - Jubi/Dok

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Proklamasi kemerdekaan West Papua memasuki 50 tahun, setelah pada 1 Juli 1971 didirikan oleh Set Rumkorem sebagai Presiden Repuplik West Papua dan Jacob H. Prai sebagai Ketua Senat Parlemen Sementara West Papua, di Markas Besar Victoria.

Pada Kamis (1/7/2021), hari bersejarah ini diperingati kembali oleh TPN-PB/OPM Divisi II Makodam Pemka IV Paniai, dihadiri ratusan rakyat Papua asal Meepago dari Intan Jaya, Dogiyai, dan Deiyai yang dikabarkan melakukan upacara bendera di Markas Besar Hati Jantung TPN-PB/OPM Paniai.

Pemimpin TPN-PB/OPM Meepago, Damianus Magay Yogi menegaskan, bangsa West Papua memiliki hak untuk merdeka. Oleh karenanya, segala bentuk penjajahan kolonial harus dihapuskan.

“Tujuan utama TPN-PB/OPM adalah membebaskan rakyat West Papua dari kolonialisme, diskriminasi, dan eksploitasi yang dilakukan oleh kolonial Indonesia,” kata Damianus Magay Yogi, kepada Jubi melalui telepon selulernya, Kamis (1/7/2021).

Diceritakannya, negara West Papua didirikan oleh Set Rumkorem dan Jacob H. Prai dengan unit militer TPN-PB berjumlah sembilan Komando Daerah Pertahanan (Kodap) atau Markas Komando Daerah Militer (Makodam) di seluruh teritori West Papua. Sejarah panjang perjuangan TPN-PB terus menerus menelan korban jiwa dan harta, serta terpaksa harus bertahan di hutan sejak 1965 hingga berlanjut pada perlawanan terhadap Indonesia, sampai diproklamasikannya West Papua, 1 Juli 1971.

“TPN-PB memiliki tugas pokok sebagai pembebas bangsa Papua, menjadi pagar negara, menggerakkan dan mengawal perjuangan kemerdekaan nasional serta menegakkan kedaulatan negara, dan mempertahankan keutuhan wilayah negara serta menyelamatkan segenap tumpah darah rakyat Papua Barat dari ancaman penjajah.”

Menururnya, TPN-PB mengomandokan perlawanan kepada kolonial Indonesia dan mengangkat senjata untuk mengusir penjajah dengan berbagai cara. Dan sampai saat ini, juga berjuang terus sampai dengan terwujudnya kemerdekaan penuh di West Papua,” ujarnya.

Loading...
;

Penasihat TPN-PB/OPM Meepago, Soleman Magay Yogi menegaskan, pihaknya bukanlah teroris, namun mereka mempertahankan kedaulatan berdasarkan kebenaran sejarah.

“TPN-PB/OPM Devisi II Makodam Penka IV Paniai mengharapkan agar segera cabut pernyataan teroris oleh Indonesia terhadap bangsa West Papua. Sabab ini tidak benar,” katanya.

Untuk mengetahui sejarah perjuangan TPN-PB, pihaknya menyampaikan agar Indonesia segera mempelajari asal-usul dan sejarah West Papua. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top