HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

TPNPB: kami yang tembaki pesawat TNI AU di Oksibil

Foto ilustrasi. - pixabay.com
Foto ilustrasi. – pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi โ€“ Komando Pusat Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB menyatakan bertanggungjawab atas penembakan pesawat CASA CN A-2909 milik TNI AU di Oksibil, ibukota Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (23/3/2020). Hal itu dinyatakan juru bicara TPNPB Sebby Sambom melalui siaran pers yang diterima Jubi pada Senin.

“Manajemen markas pusat TPNPB bertanggungjawab atas insiden penembakan itu. Perang akan berlanjut terus,” kata Sebby Sambom sebagaimana dikutip dari siaran persnya.

Sambom menyatakan pihaknya telah menerima laporan resmi Panglima TPNPB Daerah Pertahanan Ngalum Kupel. Menurut Sambom, Lamek Alipky Tablo dan pasukannya menembak pesawat CASA CN A-2909 itu pada Senin pagi pukul 08.50 WP.

Akan tetapi, Sambom menyatakan pesawat yang ditembak TPNPB itu berjenis Hercules. Pernyataan itu berbeda dengan keterangan Komandan Pangkalan Udara Silas Papare, Marsekal Pertama Tri Bowo yang menyatakan jenis pesawat TNI AU yang ditembaki di Oksibil adalah CASA CN A-2909.

โ€œPasukan TPNPB Ngalum Kupel telah menembak pesawat jenis Hercules milik militer Indonesia. [Pesawat itu ditembak] saat melewati daerah markas pertahanan TPNPB,” tulis Sambom.

Menurut Sambom, penembakan itu dilakukan setelah TPNPB mengamati pergerakan pesawat TNI AU itu sejak Minggu (22/3/2020). “Kemarin, [pada] 22 Maret [2020], pesawat Hercules itu telah dua kali melakukan pendropan pasukan keamanan Indonesia. Hari ini, tanggal 23 Maret 2020, mereka masih melakukan pendropan pasukan militer dan polisi di Oksibil,” kata Sambom.

Loading...
;

Komandan Pangkalan Udara Silas Papare, Marsekal Pertama Tri Bowo menyatakan pesawat CASA CN A-2909 ditembaki orang tidak dikenal saat akan mendarat di lapangan terbang Oksibil, Senin.”Pesawat kami ditembaki saat hendak mendarat di Oksibil sekitar pukul 07.20,” kata Tri Bowo kepada Kantor Berita Antara, Senin.

Menurut Tri Bowo, saat itu pesawat TNI-AU dengan pilot Mayor (P) Ari Wicaksono sedang mengangkut sekitar tiga ton bahan makanan dan bahan campuran milik Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang. Dari pengecekan pesawat, ditemukan tujuh bekas tembakan. Tri Bowo menduga pesawat TNI AU itu ditembaki dengan peluru kaliber 5,56 mm yang ditembakkan dengan senapan jenis M-16.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa