Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Transportasi sulit, pembangunan sekolah di Koroway jalan terus

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Merauke, Jubi – Meski pengangkutan material bangunan harus melalui jalur transportasi yang sulit dan panjang, pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) tingkat SD/SMP dan SMA di Koroway, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel terus berjalan.  Pembangunan sekolah dan asrama serta fasilitas lain yang menelan anggaran sekitar Rp 2 miliar lebih, ditargetkan rampung Oktober 2017.

Hal tersebut disampaikan penanggung-jawab pembangunan sekolah, Sergius Womsiwor, saat ditemui Jubi, di Merauke, Selasa (8/8/2017).,

Transportasi sulit, pembangunan sekolah di Koroway jalan terus 1 i Papua

“Transportasi untuk mengangkut material ke Distrik Yaniruma sangat sulit. Kita harus menyewa kapal untuk membawa material bangunan dari Merauke, Asmat, dan Mappi. Dari kapal, material bangunan  dipindahkan ke long boat dan pindah lagi ke ketinting (perahu kayu ukuran kecil-Red) agar bisa menyeberang sungai masuk ke ibukota Distrik Yaniruma,” kata Sergius.

Beberapa waktu lalu Sergius sempat mendapat laporan ada dua ketinting yang membawa semen dan sejumlah material lain terbalik. Namun tak ada korban jiwa.

“Itulah kondisi dan tantangan yang dihadapi ketika melakukan droping bahan bangunan sampai ke tempat tujuan,” ungkapnya.

Meski tak ada material yang bisa diselamatkan namun kegiatan pembangunan sekolah tetap berjalan sebagaimana  biasa.  

Loading...
;

Sergius menjelaskan rencana awal pembangunan gedung sekolah berarsitek papan karena pertimbangan topografi Koroway.  Tetapi rencana itu dibatalkan dan gedung sekolah dibuat permanen.

“Itu tidak lain sebagai dasar untuk meletakkan peradaban pendidikan bagi masyarakat Koroway,” katanya.

Sergius menambahkan masyarakat Koroway juga terlibat bersama para pekerja  menyelesaikan bangunan sekolah dan asrama karena pemebangunan sekolah harus secepatnya dirampungkan supaya proses belajar mengajar dapat berjalan.

Bupati Boven Digoel, Benediktus Tambonop, mengaku untuk menjangkau kampung-kampung di Distrik Yaniruma sangat sulit mengingat transportasi hanya dengan jalur sungai.

“Secara perlahan pemerintah terus membuka akses ke kampung-kampung, sehingga pelayanan pendidikan maupun pembangunan bagi masyarakat, bisa berjalan dengan baik,” ujarnya. (*)

 

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top