Truk penyalur bantuan di Tonga dilempari

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nuku’alofa, Jubi – Direktur Badan Penanggulangan Keadaaan Darurat (National Emergency Management Office; NEMO) Tonga mengatakan semua stafnya telah berupaya sebaik mungkin, untuk menyalurkan bantuan bagi korban pascabencana badai Siklon Gita yang menyerang negara itu dan sejumlah negara lainnya di Pasifik, pada pertengahan bulan kemarin.

Senin lalu (12/02/2018), badai Siklon Gita menghancurkan rumah-rumah dan tanaman pangan di sepanjang Tongatapu dan 'Eua, dan sejak saat itu NEMO telah berupaya untuk mengatur penyaluran bantuan ke berbagai kampung.

Namun pada dini hari, Rabu (21/02/2018) lalu, sebuah batu dilemparkan ke truk NEMO dalam perjalanan kembali dari membagikan bantuan.

Direktur NEMO Leveni 'Aho mengatakan tidak ada stafnya yang terluka, namun keluhan resmi telah dilaporkan kepada pihak yang berwajib.

Truk itu tidak memiliki logo NEMO, jadi 'Aho tidak bisa memberi informasi yang pasti apakah penyerangan itu disengaja.

“Masyarakat Tonga sangat mendukung, tentu saja ada kontemplasi di sana-sini, bahwa kami tidak menjangkau semua korban. Kami sudah mencoba yang terbaik dalam hal ini. Sayangnya kami tidak bisa mendistribusikan bantuan secara merata, namun pada saat bersamaan kami mencoba menjangkau semua rumah yang rusak,“ katanya.

Loading...
;

Namun, dia menambahkan, kejadian pelemparan batu tersebut masih mengkhawatirkan.

“Untuk tindakan membahayakan dan tidak bertanggung jawab seperti itu, seharusnya pelaku ditahan. Tapi kami akan tetap meneruskan pelayanan kami, sebab kami ada di sini untuk membantu semua masyarakat Tonga,” tegasnya. (RNZI)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top