Follow our news chanel

Trump kembali ancam tutup perbatasan dan kirim pasukan

Ilustrasi pagar perbatasan, , pixabay.com
Trump kembali ancam tutup perbatasan dan kirim pasukan 1 i Papua
Ilustrasi pagar perbatasan, , pixabay.com

Tidak mengatakan secara jelas maksud dari pasukan bersenjata karena setidaknya saat ini pasukan penjaga perbatasan AS memang sudah bersenjata.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Washington, Jubi  – Presiden Amerika Serikat Donald Trump, pada Rabu memperbarui ancaman untuk menutup perbatasan di bagian selatan dan mengirimkan lebih banyak pasukan bersenjata untuk mempertahankan perbatasan, jika Meksiko tidak mencegah rombongan imigran Meksiko masuk ke AS.

“Karavan besar dengan 20 ribu orang melaju dari Meksiko,” kata Trump dalam Twitter.

Berita terkait : Cegah imigran, AS tembakkan gas air mata di perbatasan Meksiko

Tembok perbatasan AS-Meksiko ancam spesies langka

Ratusan imigran asal Amerika Tengah ditahan di Meksiko Utara

Loading...
;

Ia menjelaskan Meksiko telah mengurangi jumlah mereka, namun mereka tetap datang. “Meksiko harus menangkap sisanya atau kami terpaksa menutup perbatasan dan memanggil militer,” kata Trump menjelaskan

Trump juga mengatakan tanpa menjelaskan lebih rinci, bahwa tentara Meksiko baru-baru ini telah mengancam pasukan AS yang ia nyatakan sebagai taktik pengalihan untuk mengatasi penyelundupan narkoba.

“Lebih baik itu tidak terjadi lagi! Kami sekarang mengirim pasukan bersenjata ke perbatasan. Meksiko tidak cukup berupaya menangkap dan memulangkan mereka,”  kata Trump dalam ciutanya lebih lanjut.

Trump tidak mengatakan secara jelas maksud dari pasukan bersenjata karena setidaknya saat ini pasukan penjaga perbatasan AS memang sudah bersenjata. Termasuk juga maksud dari karavan yang disinggung oleh Trump.

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador, mengatakan pemerintahannya akan menyelidiki insiden yang dimaksud oleh Trump.

“Tapi kami tidak akan bertengkar dengan pemerintah AS,” katanya seperti dikutip Reuters.

Ia mengatakan tidak akan membiarkan diri terpancing oleh bentuk provokasi apa pun. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top