Follow our news chanel

Tuai kontroversi, Polda Papua Barat enggan jelaskan proses promosi bekas terpidana kasus suap

Juru bicara Polda Papua Barat, AKBP Mathias Krey (kiri) saat menyampaikan status mutasi AKBP MB kepada awak media di Manokwari, Papua Barat. (Jubi/Hans Arnold Kapisa)
Tuai kontroversi, Polda Papua Barat enggan jelaskan proses promosi bekas terpidana kasus suap 1 i Papua
Juru bicara Polda Papua Barat, AKBP Mathias Krey (kiri) saat menyampaikan status mutasi AKBP MB kepada awak media di Manokwari, Papua Barat. (Jubi/Hans Arnold Kapisa)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi– Kepolisian Daerah Papua Barat enggan memberikan tanggapan atas kontroversi pelantikan bekas terdakwa kasus suap judi online yang dilantik sebagai Kasubditgasum Ditsamapta Polda Papua Barat, AKBP Murjoko Budoyono.

Juru bicara Polda Papua Barat, AKBP Mathias Krey enggan membeberkan lebih jelas soal status hukum yang dijalani Murjoko hingga kembali diberi jabatan strategis di kepolisian daerah itu.

Sebelumnya, Karo SDM Polda Papua Barat, Kombes Albertus Bambang Indarta mengatakan, status AKBP Murjoko Budoyono telah bebas dari jeratan hukum. Artinya, yang bersangkutan wajib menerima hak sebagaimana mestinya.

“Dia sudah jalani hukumannya, maka saat kembali bertugas, semua hak-haknya dikembalikan. Baik itu jabatan, pendidikan maupun kesejahteraan,” ujar Bambang belum lama ini.

Bambang juga menyebut, AKBP Murjoko telah menjalani sanksi internal dalam bentuk demosi dari Polda Jawa Barat ke Polda Papua Barat. Demosi itu diputus dalam sidang kode etik yang dijalani.

Kalangan praktisi hukum justru melihat ada kejanggalan dalam pemberian hak dan jabatan kepada mantan terpidana suap judi online tersebut. Pengamat hukum di Manokwari, Rustam mengatakan, meski diberi jabatan apapun, Murjoko adalah mantan terpidana. Seharusnya, yang bersangkutan tidak boleh memegang jabatan apapun di institusi kepolisian. Apalagi Murjoko divonis 4 tahun 8 bulan.

Loading...
;

“Seyogyanya penegak hukum harus memberikan contoh, jika kondisinya seperti saat ini apa kata masyarakat? Sementara semua harusnya sama di mata hukum,” ungkapnya. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top