HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Tugu PI diresmikan, ini kata wabup Raja Ampat

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Waisai, Jubi – Tugu pekabaran injil (PI) di Kampung Arefi, Distrik Batanta Utara, Raja Ampat, Papua Barat akhirnya diresmikan oleh Wakil Bupati Raja Ampat, Manuel Pieter Urbinas, Minggu (5/2/2017), setelah dibangun sejak tahun 2007.

Manuel Urbinas mengharapkan agar tugu ini dapat memantik kesadaran jemaat untuk merefleksikan kembali dan menimba inspirasi dari hamba-hamba Tuhan yang menyebarkan injil.

“Semangat dan kerja keras serta kesetiaan mereka dalam mewartakan Sabda Tuhan dan membawa segenap jemaat kepada terang, hendaknya dapat kita tanamkan dalam jiwa dan pikiran, baik sebagai warga gereja maupun sebagai masyarakat Raja Ampat, sehingga kita menjadi pelaku firman yang memberikan pencerahan dan damai sejahtera bagi sesama, serta menjadi agen perubahan dalam seluruh proses pembangunan di Raja Ampat,” katanya.

Ia juga mengharapkan agar tugu ini dikelola menjadi salah satu destinasi wisata rohani di kabupaten bahari ini.

Ketua Klasis Raja Ampat Tengah, Pdt. Saul Warikar, Selasa (7/2/2017) mengatakan pembangunan tugu ini merupakan upaya mengenang awal pewartawaan injil di Kampung Arefi.

“Tahun 1932 seorang hamba Tuhan berlayar dari Biak dan mengunjungi Kampung Arefi. Di sini firman Tuhan tumbuh dan berkembang di hati masyarakat sehingga muncullah jemaat Tuhan di kampung ini,” kata Saul.

Loading...
;

Menurutnya dari Arefilah para hamba Tuhan pada periode awal berlayar menyampaikan Firman Tuhan di beberapa wilayah Raja Ampat di antaranya Pulau Waigeo dan sekitarnya.

Ia berharap tugu ini dapat menumbuhkan iman dan perubahan cara hidup jemaat Karistiani. (*)

Baca juga  Wilayah Perbatasan RI-PNG rawan pencurian kayu

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa