TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Tujuh daerah di Papua Barat laksanakan program TEKAT dari Kemendes PDTT

Papua
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan bersama jajarannya melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Kemendes PDTT untuk pelaksanaan program TEKAD di tujuh daerah di provinsi Papua Barat. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Papua No.1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua Barat menyambut positif program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAT) yang akan diberlakukan kembali di 7 daerah provinsi ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Provinsi Papua Barat Lince Idorway mengatakan dari 13 kabupaten/kota hanya tujuh (7) daerah yang mendapatkan sentuhan program TEKAT.

“Dari 1.742 kampung di 13 kabupaten/kota hanya 7 daerah yang mendapat pendampingan program TEKAT, karena program ini merupakan kelanjutan dari Program Pembangunan Desa Mandiri (PPDM),” tuturnya, Rabu (15/9/2021).

Dia mengatakan tujuh daerah penerima program TEKAT di provinsi ini di antaranya, kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Maybrat, Raja Ampat, Kaimana dan kabupaten Fakfak.

“Program ini merupakan inisiasi Kemendes PDTT dan International Fund for Agricultural Development (IFAD) yang difokuskan pada peningkatan ekonomi masyarakat kampung secara terpadu,” katanya.

Teknis pelaksanaan di provinsi ini, kata Lince, tujuh daerah penerima program TEKAT ini akan lebih memprioritaskan pada peningkatan produksi komoditi lokal unggulan.

“Untuk anggaran tahun 2021 ini melalui program TEKAT, setiap daerah penerima wajib meningkatkan produksi komoditi lokal unggulan di sektor pertanian dan perkebunan,” tuturnya.

Ia mengakui, dengan prioritas produk pertanian dan perkebunan lokal akan berdampak langsung terhadap pendapatan (peningkatan) ekonomi masyarakat lokal secara langsung.

Lebih lanjut Lince Idorway mengatakan keberhasilan program TEKAT di setiap kampung sasaran di tujuh daerah harus pula ditunjang dengan perencanaan oleh petugas pendamping TEKAT.

“Program ini akan berhasil jika ditunjang dengan perencanaan dan pengelolaan anggaran yang baik pula. Ini tugas dan tanggung jawab para pendamping Distrik maupun Kampung,” ujarnya.

Dia lalu menjelaskan, DPMK Papua Barat telah merekrut dan memilih tenaga pendamping program TEKAT siap pakai karena punya pengalaman kerja pada program serupa dan mampu berkomunikasi dengan masyarakat dalam musyawarah kampung untuk penyusunan program.

“Kepada para pendamping kabupaten, distrik dan kampung, kami harap bekerja maksimal dalam program ini sebagai sebuah kepercayaan yang mahal. Pastikan perencanaan hingga pelaksanaan program selaras dengan laporan pertanggungjawaban,” ujar Lince Idorway.

Selanjutnya, Bupati kabupaten Kaimana Freddy Thie menyambut baik program TEKAT di daerahnya, dan sangat mendukung untuk peningkatan ekonomi kampung dalam kelompok atau Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

“Ini program positif, sehingga ke depan Kampung-kampung sasaran bisa mandiri. Saya harapkan mulai dari perencanaan dana Kampung hingga terbentuknya Bumdes di Kampung untuk pencapaian program nasional ini betul-betul terlaksana,” ujar Bupati Freddy Thie.

Senada, Sekertaris Daerah kabupaten Pegunungan Arfak Ever Dowansiba, mengatakan program TEKAT di daerahnya akan lebih difokuskan pada peningkatan produksi komoditi lokal daerahnya.

“Program TEKAT ini sangat membantu pemerintah Pegaf dalam meningkatkan produksi buah Markisa dan Nenas sebagai komoditi unggulan di Distrik Minyambou dan Distrik Anggi,” katanya

Selain produksi komoditi lokal, program ini juga akan dimanfaatkan untuk pembangunan koperasi milik Bumdes sebagai penampung dan penyalur (distributor) komoditas lokal unggulan daerah pengunungan Arfak.

“Kami rencanakan pembentukan Koperasi milik Bumdes melalui program TEKAT ini akan mempermudah masyarakat menjual hasil bumi, daripada harus ke Manokwari ibukota provinsi dengan ongkos yang lebih besar,” ucap Ever Dowansiba Sekretaris Daerah Pegunungan Arfak. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us