Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Tuna tangkapan nelayan Kota Jayapura dilirik investor luar negeri

Penjual ikan di Pasar Hamadi Kota Jayapura - Jubi/Ramah
Tuna tangkapan nelayan Kota Jayapura dilirik investor luar negeri 1 i Papua
Penjual ikan di Pasar Hamadi Kota Jayapura – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura, Elsye Rumbekwan menyatakan Kota Jayapura berpeluang menjadi pengekspor ikan tuna. Ikan tuna dari perairan Pasifik dan Teluk Cenderawasih di Daerah Penangkapan 717 memenuhi kriteria kualitas kelas dua yang laris di pasar internasional.

Rumbekwan menyatakan sejak lama sejumlah pemodal asing menyatakan berminat menanamkan modal untuk berbisnis ekspor ikan tuna dari perairan Pasifik dan Teluk Cenderawasih di Daerah Penangkapan 717. ” Kandungan daging ikan tuna di Kota Jayapura memiliki tekstur daging padat dan rasanya lebih gurih, membuat peluang bisnis ekspor tuna dilirik investor dari Jepang,” kata Rumbekwan di Jayapura, Selasa (2/4/2019).

Diakui Rumbekwan, sebenarnya sudah lama investor asal Jepang ingin berinvestasi dalam bisnis ekspor ikan tuna dari Kota Jayapura. Akan tetapi, investasi tidak terealisasi karena keterbatasan jumlah nelayan penangkap tuna maupun fasilitas logistik dan pengolahan ikan tangkap yang kurang.

Kalau mau bicara kualitas ekspor, ikan tuna yang ditangkap harus berukuran sekitar 30 kilogram per ekor. Produksi tangkapan ikan tuna sendiri setiap tahun mengalami peningkatan. Pada 2016 dan 2017, hasil tangkap ikan tuna mencapai 21.769,38 ton dan 23.708,41 ton. Pada 2018, volume tangkapan ikan tuna naik lagi menjadi 24.412,13 ton,” jelasnya.

Salah satu nelayan Marani mengatakan, untuk mendapatkan ikan tuna ukuran 25-30 kilogram harus berlayar di laut lepas dan terampil memakai pancing. “Ikan tuna hanya tertarik dengan umpan hidup dan berukuran kecil seperti ikan teri dan ikan mayang karena memiliki warna mengkilat dan segar,” kata Marani.

Menurut Marani, jika melaut selama tiga sampai empat hari, tangkapan ikan tuna bisa mencapai 20-30 kilogram. “Modal yang dibutuhkan satu kali berlayar bisa Rp15 juta,” jelasnya.Marani berharap, ekspor ikan tuna akan dapat menambah nilai jual ikan tuna, sehingga meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan nelayan. (*)

Loading...
;

Editor: Aryo Wisanggeni Genthong

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top