Follow our news chanel

Tunanetra di Samoa minta fasilitas dipermudah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Apia, Jubi – Asosiasi Orang Tunanetra Samoa (SBPA) sedang mempertimbangkan, untuk mendesak pemerintah agar mengimpor alat bantu tongkat jalan orang buta untuk warganya.

Seorang anggota asosiasi SBPA, Fa’aolo Utumapu, mengatakan kepada surat kabar Samoa Observer, bahwa asosiasi itu menerima pengadaan tongkat di bawah perjanjiannya dengan seorang warga negara Denmark.

Ia mengatakan mereka sedang dalam proses memesan tongkat dari luar negeri, namun itu adalah proses yang rumit dan berkepanjang, bergantung dari negara mana tongkat itu berasal.

“Pada saat ini unit perlengkapan di rumah sakit Motootua, sedang memesan beberapa tongkat dari luar negeri. Namun, tongkat yang dipesan bukan untuk digunakan oleh orang buta.”

“Bagi saya pribadi, saya tidak pernah memesan tongkat, orang-orang yang saya kenal ketika bepergian ke luar negeri membeli tongkat untuk saya. Tapi saya tahu sangat sulit untuk memesannya dari luar negeri, karena perlu waktu untuk mencapai pantai kita,” katanya.

Proses yang terlibat dalam mengimpor tongkat bisa menjadi sangat mahal, terutama dengan tambahan biaya bea impor, dan sering mengambil waktu hingga berminggu-minggu untuk sampai di Samoa, tambahnya.

Loading...
;

Utumapu menerangkan bahwa tantangan besar yang dihadapi asosiasi itu dan anggotanya adalah, mereka tidak memiliki donor tetap yang dapat mengatur diimpor pengiriman tongkat.

“Kami tidak memiliki donor tetap yang dapat memberikan tongkat untuk orang-orang tunanetra kami. Sangat baik jika tongkat itu tersedia di sini, di Samoa, sehingga memudahkan kami untuk membelinya.”

Staff SBPA, Sa Siilata, mengatakan satu tongkat menelan biaya sampai AS $ 70 yang setara dengan tala $ 140 di Samoa.

“Selain itu, satu-satunya jenis tongkat yang tersedia di sini di Samoa adalah tongkat kayu dan itu berbahaya, karena kita tidak bisa menggunakannya, dan kita tidak bisa mengubah panjang tongkatnya juga.”

“Tetapi tipe yang kami pesan dari luar negeri itu sangat berguna, karena kita dapat memendekkannya jika diperlukan, dan hal itu sangat membantu kami,” tambahnya.

Anggota lain dari SBPA, Aria, menggambarkan tongkat sebagai bagian dari tubuhnya, karena itu adalah matanya dan dia tidak akan bisa berjalan tanpanya. (Samoa Observer)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top