Ulang tahun Persipura antara sejarah dan fakta hari ini

Para pemain Persipura saat menjalani latihan di Kota Batu, Malang – Jubi/Media Officer Persipura.
persipura papua
Boaz T Solossa, ell capitano (bahasa Italia) Persipura sejak 2010. Boaz menggantikan Eduard Ivakdalam sebagai kapten setelah Zah Rahan mengisi posisi gelandang serang – Jubi/Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah atau disingkat Jasmerah adalah semboyan yang terkenal yang diucapkan oleh Soekarno, dalam pidatonya yang terakhir pada Hari Ulang Tahun Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1966.

Dengan meminjam semboyan mendiang Presiden Pertama Republik Indonesia, mantan gelandang Persipura era 1970-an Benny Jensenem mengutipnya untuk mengingatkan jangan sekali-kali melupakan sejarah Persatuan Sepakbola Sukarnopura atau Persipura.

Banyak sekali terjadi polemik tentang hari lahir Persipura. www.jubi.co.id mengutip Wikipedia menyebut tim berjuluk Mutiara Hitam lahir pada 1 Mei 1963 di Kota Baru, sedangkan rapat resmi klub-klub di Sukarnapura diadakan pada 25 Mei 1965.

Ulang tahun Persipura antara sejarah dan fakta hari ini 1 i Papua
Hengky Heipon (alm) Kapten Persipura 1968-1977 – Jubi/Dok

Waktu itu Ketua Umum Pertama Persipura Pdt.Mesack Koibur mengatakan para pemuda saat itu lesu karena situasi politik dan sepak bola menjadi solusi membangkitkan semangat generasi muda.

“Kita rapat di Mess GKI di APO dan menyepakati terbentuknya Persatuan Sepakbola Sukarnopura dan sekitarnya atau disingkat Persipura. Saya Ketua Umum dan Barnabas Youwe Sekretaris merangkap pelatih,”kata Mesack Koibur beberapa waktu lalu kepada jubi.co.id.

Tak heran kalau mantan gelandang Persipura era 1979-an Benny Yensenem mengatakan setiap organisasi pasti diawali dengan peristiwa-peristiwa yang dicatat sebagai fakta. “Fakta kelahiran sebuah organisasi yang menjadi milik publik tidak mungkin ditukar menjadi milik perorangan apapun alasannya. Kecuali dilakukan melalui sebuah peristiwa tentang perubahan tersebut,” tulis Jensenem dalam artikelnya berjudul Jangan Melupakan Sejarah Persipura.

Loading...
;

Dia mengingatkan jika sebuah organisasi tidak memiliki fakta kelahirannya adalah nisbi. Mantan Sekretaris Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua Pdt. Mesack Koibur mengatakan setelah 1 Mei 1963 sampai dengan 1965 situasi di tanah Papua atau Irian Barat sangat mencekam termasuk Kota Baru atau sekarang Kota Jayapura.

“Para pemuda lesu dan tak bersemangat serta pihak berkewajiban untuk mengembalikan semangat anak anak muda Papua dengan bermain sepakbola,”kata Ketua Umum Pertama Persipura itu.

Ulang tahun Persipura antara sejarah dan fakta hari ini 2 i Papua
Persipura bertemu Presiden Soeharto sebelum melawan Klub Hitachi pada 1973 di Stadion Bung Karno Senayan Jakarta-Jubi/dok

Sepak bola sendiri di Papua pertama kali diperkenalkan oleh para pendeta di Sekolah Guru di Teluk Wondama tepatnya di Kota Miei pada 1925.

“Guru Pdt. IS Kijne memberikan materi pelajaran sepak bola dalam pendidikan sekolah-sekolah di kampung-kampung,” tulis Jensenem dalam artikelnya.

Hingga tak heran kalau setiap kampung di Papua lanjut Jensenem sudah pasti memiliki lapangan sepak bola termasuk lapangan sepak bola di Abepura, tepat di depan kampus STT IS Kijne.

Kompetisi sepak bola di Papua bergulir sejak 1950 bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Ratu Juliana, 30 April 1950. Saat itu setiap bond dari seluruh tanah Papua hadir ada Seroei Voetbalbond, Manokwari Voetbalbond, ada Biak Voetbalbond, Merauke Voetbalbond.

“Saat kami juara di Hollandia, semua pemain dan suporter berpawai dari Lapangan Juliana (sekarang Lapangan Trikora) ke OSIBA di Kampung Yoka,”kenang mendiang guru TS Wospakrik bek tengah Hollandia Voetbalbond usai mengalahkan Biak Voetbalbond dan tampil sebagai juara antar bond se tanah Papua pada 30 April 1950.

Sejak 1950 menurut Jensenem, klub-klub sepak bola di Nederlands Nieuw Guinea ( sekarang Papua dan Papua Barat) berafiliasi ke dalam Koninklijk Nederlands Voetbalbond (KNVB) di Negeri Belanda. Artinya semua peraturan sepak bola di wilayah Nederlands Nieuw Guinea berpatokan pada KNVB di Belanda. Apalagi kata Jensenem pengurus KNVB di Papua waktu itu diurus oleh pihak swasta dan bukan orang-orang dari pemerintah.Generasi Hollandia Voetbal di Nederlands Nieuw Guinea mulai lahir di era Hengki Heipon, Gasper Sibi, Bass Jouwe, Jan Oel, Wim Maraiwasih, Benny Kafiar.

Generasi Hengky Heipon dan kawan-kawan yang melahirkan cikal bakal Persipura di era 1960 sampai lahirnya klub bernama Persipura 1965. Saat itu pula kata Jensenem untuk pertama kali Persipura mengikuti kompetisi resmi di bawah naungan PSSI dan berangkat ke Ambon dan Manado. Hengky Heipon dan Dominggus Waweyai sempat terpilih memperkuat timnas Indonesia.

Ulang tahun Persipura antara sejarah dan fakta hari ini 3 i Papua
Para pemain Persipura saat menjalani latihan di Kota Batu, Malang – Jubi/Media Officer Persipura.

Merujuk dari sejarah Persipura mungkin ada baiknya menyimak sejarah lahir PSSI itu sendiri sejak lama jauh sebelum Indonesia Merdeka. PSSI dibentuk pada 19 April 1930 di Yogyakarta dengan nama Persatuan Sepak Raga Seluruh Indonesia pada masa penjajahan Belanda. Sedangkan Persebaya Surabaya sendiri dibentuk pada 18 Juni 1927 dengan nama Soerabajasche Indische Voetbalbond (SIVB).

Jadi sebenarnya sejarah sepakbola di Papua justru lebih dulu ketimbang olahraga lainnya pada 1925 di Miei, Teluk Wondama Provinsi Papua Barat. Sedangkan Hollandia Voetbalbond juara pertama kali pada 30 April 1950.

Lalu sejak kapan Persipura berdiri? Secara organisasi pertemuan pertama klub-klub sepak bola di Sukarnopura berkumpul pada 25 Mei 1965 di Mess GKI APO untuk membentuk Persatuan Sepakbola Sukarnapura dan sekitarnya yang kemudian disingkat Persipura hingga sekarang.(*)

Editor: Angela Flassy

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top