Follow our news chanel

UMKM di Kota Jayapura diminta bersiap sambut PON

papua-pengrajin-noken
Mama-mama pengrajin noken di Kota Jayapura - Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Provinsi Papua, minta para pengrajin noken agar mempersiapkan diri untuk menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/Papua 2021 dengan produk kerajinan berkualitas.

“Tahun 2021 ada (penyelenggaraan) PON di Kota Jayapura. Banyak orang yang akan datang. Setelah berlomba, tentunya mereka akan berwisata sekaligus mencari oleh-oleh untuk dibawa pulang,” ujar Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, di Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis (29/10/2020).

Menurut Tomi Mano, PON dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat khususnya para pengrajin noken, baik noken kulit kayu maupun benang.

“Teruslah berkreativitas dan menghasilkan produk noken yang bernilai seni dan memiliki pangsa pasar sehingga laku dijual. Harganya harus disesuaikan, kalau bisa jangan juga terlalu mahal,” ujar Tomi Mano.

Tomi Mano minta Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Jayapura dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Jayapura agar terus melakukan pembinaan, pelatihan, dan pendampingan kepada para pengrajin noken.

“Pemerintah hadir untuk masyarakat demi kebahagiaan dan peningkatan ekonomi. Selain noken, produk kerajinan tangan lainnya juga harus ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya supaya menarik minat pembeli untuk berbelanja,” ujar Tomi Mano.

Baca juga: Noken, suvenir yang disiapkan Pemkot Jayapura untuk pemenang PON

Loading...
;

Kadisperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Robert L.N. Awi, mengaku pembinaan kepada para pengrajin noken sudah dimulai sejak 2015. Setiap tahun dilakukan pendampingan, pelatihan, dan pemberian bantuan sebanyak 100 orang. Hingga saat ini sudah ada 600 UMKM di Kota Japura yang dilakukan pembinaan.

“Produk noken mama-mama Papua sangat bagus dan kreatif serta memiliki nilai jual yang ekonomis. Harga noken berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp300 ribu,” ujar Awi.

Awi berharap pengrajin noken di Kota Jayapura tetap berinovasi sehingga saat PON tiba, produk yang dijual lebih bervariasi dengan harga yang lebih bersaing.

“Koordinasi kami dengan PB PON lewat Sub PB PON Kota Jayapura terus terjalin dengan baik. Kami sebagai salah satu dinas yang membawahi bidang pemasaran di Sub PB PON Kota Jayapura terus memberikan laporan dan rangsangan kepada mama-mama(pengrajin noken) untuk terus berkarya,” ujar Awi.

Awi berharap adanya PON ekonomi para pengrajin noken di Kota Jayapura dapat meningkat guna memenuhi kebutuhan diri sendiri maupun kebutuhan dalam keluarga mereka masing-masing. (*)

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top