Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Uni Eropa sebut belasan ribu anak pencari suaka tahun lalu tanpa pendamping

Pekerja anak di Afganistan, pixabay.com
Uni Eropa sebut belasan ribu anak pencari suaka tahun lalu tanpa pendamping 1 i Papua
Pekerja anak di Afganistan, pixabay.com

Data terbaru yang dirilis Eurostat, 30 persen pencari suaka anak di bawah umur tanpa pendamping berasal dari Afghanistan.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Brussels, Jubi-Sekitar 13.800 anak di bawah umur tanpa pendamping menuju negara-negara Uni Eropa (EU) untuk mencari suaka selama 2019. Hal itu diungkap kantor statistik blok tersebut, Selasa, (28/4/2020).

Meski jumlah itu 20 persen lebih kecil dibanding tahun sebelumnya, kantor statistik mengkonfirmasi tren penurunan yang jelas sejak mencapai puncaknya pada 2015 ketika 92 ribu anak di bawah umur tanpa pendamping mengajukan perlindungan internasional di Uni Eropa. Data terbaru yang dirilis Eurostat, 30 persen pencari suaka anak di bawah umur tanpa pendamping berasal dari Afghanistan.

Baca juga : Imigran belia asal Guatemala ini meninggal di tahanan usai operasi empedu

Imigran kembali ditemukan, kondisinya dalam kontainer tersegel

Chile tawarkan visa imigran Venezuela

Loading...
;

Suriah dan Pakistan masing-masing berkontribusi 10 persen, sementara Somalia, Guinea dan Irak masing-masing mengajukan 5 persen permintaan.

Dua pertiga di antaranya atau setara 9.200 anak, berusia 16 hingga 17 tahun dan hanya 11 persen atau 1.500 anak, di bawah usia 14 tahun.

Di antara negara-negara anggota Uni Eropa, seperti otoritas Yunani, Jerman, Belgia dan Belanda mendaftarkan jumlah permintaan suaka tertinggi dari anak-anak tanpa pendamping. Enam dari 10 permintaan perlindungan diajukan di salah satu dari empat negara tersebut, dengan Yunani saja memproses 24 persen klaim.

Rata-rata 7 persen dari pencari suaka di bawah usia 18 tahun mengajukan permintaan mereka dengan mengklaim bahwa mereka telah melakukan perjalanan dan tiba di negara tujuan tanpa orang dewasa anggota keluarga.

Statistik yang dirilis tiga negara Eropa Timur menunjukkan tingginya anak-anak tanpa pendamping di antara semua pencari suaka di bawah umur, 8 dari 10 di Slovenia dan 7 dari 10 di Rumania dan Slovakia.

Anak di bawah umur tanpa pendamping otomatis diberikan perlindungan di bawah hukum Uni Eropa. Total hampir 300  ribu pencari suaka menerima perlindungan di blok tersebut pada 2019.

Pekan lalu pencari suaka tanpa pendamping di bawah usia 18 tahun dipindahkan dari kamp pengungsi di pulau-pulau Yunani ke Luxemburg dan Jerman sesuai rencana Uni Eropa yang baru.

Dalam beberapa bulan ke depan 1.600 anak tanpa pendamping yang saat ini terlantar di pulau-pulau Yunani akan diberikan tempat tinggal baru di satu dari 10 negara Uni Eropa, bersama dengan Swiss, yang terlibat dalam skema relokasi tersebut. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top