Follow our news chanel

Previous
Next

UNICEF Pasifik ingatkan risiko wabah campak

Seorang perawat di Samoa bersiap memberikan imunisasi kepada bayi. - ABC News/Natasha Johnson
UNICEF Pasifik ingatkan risiko wabah campak 1 i Papua
Seorang perawat di Samoa bersiap memberikan imunisasi kepada bayi. – ABC News/Natasha Johnson

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Suva, Jubi – PBB telah mengeluarkan peringatan risiko tinggi campak masuk ke wilayah Pasifik, mengingat negara-negara tetangga terdekatnya semua menyatakan wabah penyakit menular itu.

Dalam sebuah edaran anjuran kesehatan yang didistribusikan ke media-media di wilayah Pasifik baru-baru ini, UNICEF mengingatkan meningkatnya risiko virus ini untuk ‘diimpor’ ke Pasifik, karena tingginya penularan di 11 negara di daerah Pacific rim, termasuk Selandia Baru.

Perlindungan terbaik terhadap virus ini adalah melalui vaksinasi, dengan badan PBB itu menegaskan diperlukan setidaknya cakupan imunisasi MMR 95% di suatu negara untuk sepenuhnya melindungi masyarakat.

“Untuk penyakit campak, diperlukan setidaknya cakupan imunisasi 95% untuk mencapai ‘kekebalan kelompok’, yang membantu melindungi masyarakat dengan memperlambat atau menghentikan penyebaran suatu virus, karena sebagian besar orang dalam komunitas atau masyarakat itu kebal,” saran edaran UNICEF itu.

“Mencapai dan mempertahankan kekebalan kelompok mengurangi risiko wabah yang meluas, dan juga melindungi penyebaran campak terhadap individu di dalam masyarakat yang tidak dapat divaksinasi, termasuk bayi, ibu hamil, dan orang-orang dengan kondisi kesehatan tertentu.”

“Meskipun sudah ada upaya yang konkret, beberapa negara dan wilayah di kawasan Kepulauan Pasifik belum mencapai target cakupan imunisasi 95% untuk campak, sehingga mereka lebih rentan terhadap wabah ini.”

Loading...
;

Samoa dilaporkan memiliki sekitar 90% cakupan imunisasi MMR pada tahun 2014, namun pejabat Kementerian Kesehatan mengimbau awal September bahwa tingkat cakupan ini telah jatuh.

Karena tingginya risiko ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF akan melanjutkan bantuan mereka, bagi badan-badan berwenang di bidang kesehatan dan mitra kesehatan setempat di kawasan Pasifik, untuk memastikan semua kelompok yang memiliki risiko tinggi, termasuk anak-anak, dapat divaksinasi secepatnya.

Pengunjung ke Kepulauan Pasifik yang ragu dengan status vaksinasi campak, mereka juga harus menerima setidaknya satu dosis vaksin, setidaknya 15 hari sebelum berkunjunguntuk melindungi Pasifik. (Samoa Observer)

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top