Follow our news chanel

Untuk keamanan, Telenggen akan diadili di Manokwari

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Manokwari, Jubi – Warga binaan lembaga pemasyarakatan (Lapas) Abepura Jayapura, Kartu Kuning Yoman alias Yogor Telenggen berhasil ditangkap di Nabire. Dan demi keamanan, Yogor Telenggen akan disidang di Pengadilan Negeri Manokwari.

Kepala seksi intelijen Kejaksaan Negeri Nabire, Mangasi Simanjuntak, yang dikonfirmasi, Rabu (23/1/2019) sore tadi membenarkan, terdakwa Kartu Kuning Yoman alias Yogor Telenggen akan disidangkan di Pengadilan Negeri Manokwari.

"Karena faktor keamanan, mengingat Nabire dekat dengan markas kelompok bersenjata, maka kita minta fatwa dari Mahkamah Agung (MA) untuk pindahkan tempat persidangan antara Jayapura atau Manokwari. MA lalu setujui tempat sidang di Manokwari Papua Barat,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa terpidana Yogor Telenggen adalah salah satu anggota kelompok TPN-OPM pimpinan Purom Wenda yang dibawa dari Nabire ke Manokwari Rabu (23/1/2019) pagi. Selanjutnya, Kejari Nabire akan melakukan penitipan penahanan Yogor di tahanan Mako Brimob Polda Papua Barat.

"Kita sudah koordinasi dengan Sat Brimob. Tinggal dilimpahkan hari ini," ungkapnya.

Yogor kata dia merupakan terpidana seumur hidup yang kabur dari Lapas Abepura dan juga merupakan pelaku penembakan dan perampasan senjata api milik anggota Kopassus di Pasar Sinak, Kabupaten Puncak Jaya, pada 12 Februari 2018.

Loading...
;

"Yogor memiliki banyak daftar hitam selain merampas senpi dan menembak Kopassus di Sinak, Dia juga termasuk pelaku penembakan pesawat Trigana dan penyerangan Polsek Pirime. Barang bukti yang dibawa bersama Yogor adalah senjata laras pendek jenis Pindat G2 Combat cal 9 mm yang dirampas dari Kopasus di Sinak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Nabire, Arnolda Awom menjelaskan, Yogor ditangkap oleh tim Satgasus di Kampung Usir, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, pada 12 Mei 2018. Saat penangkapan, tim Satgasus melumpuhkan Yogor tepat di bagian lutut kanan karena melakukan perlawanan.

"Yogor sudah divonis seumur hidup terkait kasus penyerangan Polsek Pirime yang menewaskan 3 anggota Polisi pada 27 November 2013, namun melarikan diri dari Lapas Abepura pada 8 Januari 2016. Dia di tangkap karena terlibat kasus baru, salah satunya penembakan dan perampasan senjata milik kopassus di Sinak," ujarnya.

Dikatakan, dalam Minggu ini mereka akan melakukan pelimpahan di Pengadilan Negeri Manokwari dan menunggu jadwal sidang. Sementara itu, dua rekan Yogor dalam kasus yang sama sudah dilakukan penahanan dan persidangan di wilayah hukum Nabire. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top