Follow our news chanel

Update 1 Agustus: Jumlah kasus korona di Papua tembus 3.000 kasus

Infografis Covid Papua
Infografis perkembangan pandemi Covid-19 di Papua hingga 1 Agustus 2020. – Jubi/Leon

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Tim Satuan Tugas Covid-19 Papua pada Sabtu (1/8/2020) mengumumkan adanya 64 kasus baru pasien terinfeksi virus korona, sehingga jumlah total kasus di provinsi itu bertambah menjadi 3.040 kasus. Tambahan 64 kasus baru yang diumumkan pada Sabtu itu merupakan akumulasi konfirmasi kasus baru pada Jumat (31/7/2020) dan Sabtu.

Dari 64 kasus baru itu, kasus terbanyak ditemukan di Kota Jayapura, mencapai 37 kasus. Sejumlah 27 kasus lainnya berasal dari Kabupaten Mimika (14 kasus), Biak Numfor (5 kasus), Merauke (2 kasus) dan Lanny Jaya (6 kasus).

Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Papua, dr Silwanus Soemoele SpOG (K) menyatakan angka pertambangan kasus mingguan pada pekan ini hanya mencapai 223 kasus. Akan tetapi, ia mengingatkan penurunan angka pertambahan kasus baru itu terjadi karena Laboratorium Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Papua belum beroperasi penuh, lantaran sempat kehabisan 12 jenis barang habis pakai yang dibutuhkan untuk melakukan pemeriksaan PCR.

Akibatnya Laboratorium Litbangkes Papua sempat berhenti menerima sampel baru swab terduga Covid-19 pada 26 hingga 31 Juli 2020. Soemoele menyatakan mulai Sabtu pekan ini, Laboratorium Litbangkes Papua sudah menerima sampel baru swab terduga Covid-19 untuk diuji di sana.

“Sesuai ketentuan WHO, seharusnya jumlah pemeriksaan 10 kali dari jumlah kasus.Kalau kasus kita hari ini 3.040, idealnya kita punya pemeriksaan itu harus 30.400. Sementara kita ini baru 28.381. Ya, belum mencapai yang kita harapkan,” kata Soemoele di kota Jayapura, Sabtu.

Baca juga: Dinkes Nabire akan distribusikan kelambu malaria

Menurutnya, untuk menjalankan pemeriksaan PCR di Papua, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 kesulitan mencari pasokan reagen yang dibutuhkan. Sementara untuk menjalankan tes cepat molekular (TCM), Soemoele menyatakan pihaknya juga sangat bergantung kepada ketersediaan cartridge khusus dari pemerintah pusat. Selain itu, alat Mobile PCR yang dijanjikan pemerintah pusat juga tak kunjung tiba.

Loading...
;

Pada Sabtu, ada enam kasus baru korona yang ditemukan di Kabupaten Lanny Jaya. Kasus baru itu ditemukan kendati Pemerintah Kabupaten Jayawijaya telah menutup penerbangan menuju Wamena, ibukota Kabupaten Jayawijaya, sejak 27 Juli lalu. Selama ini, Wamena menjadi poros distribusi barang dan jasa ke sejumlah kabupaten di pegunungan tengah Papua, termasuk Lanny Jaya.

“Kemungkinan [penularan enam kasus baru di Lanny Jaya itu bersumber dari] pergerakan orang antar wilayah adat di Papua, [atau] pergerakan antar kabupaten di Wilayah Adat Lapago. Itu yang bisa terjadi,” kata Soemoele.

Hingga kini, perawatan pasien Covid-9 di Wilayah Adat Lapago mengandalkan rumah sakit rujukan RSUD Wamena, terutama dalam hal penegakan diagnosa terduga Covid-19. Sejumlah enam kasus baru di Lanny Jaya merupakan hasil pemeriksaan TCM di RSUD Wamena. Akan tetapi, beberapa kabupaten seperti Tolikara dan Lanny Jaya sudah mampu merawat pasien dengan kondisi tanpa gejala hingga sembuh.

Pada Sabtu, jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP) bertambah dua pasien, berasal dari Kota Jayapura. Jumlah Orang dalam Pemantauan juga bertambah 22 orang, berasal dari Kabupaten Puncak (13 orang), Kabupaten Boven Digoel (7 orang), Kabupaten Nabire (1 orang), dan Kabupaten Jayawijaya (1 orang).

Sejumlah 45 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh pada Jumat dan Sabtu. Mereka berasal dari Kabupaten Merauke (1 orang), Kabupaten Jayapura (25 orang), Kabupaten Jayawijaya (11 orang), Kabupaten Nabire (1 orang), Kabupaten Keerom (1 orang), Kabupaten Yalimo (2 orang) dan Kota Jayapura (4 orang.

Hingga Sabtu, jumlah kasus sembuh di seluruh Papua mencapai 1.442 kasus. Sejumlah 1.565 pasien Covid-19 lainnya masih menjalani perawatan di berbagai rumah sakit dan hotel di Papua.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top